Pihak Bank Tak Percaya Pembobol Pundi Perempuan

Pihak Bank Tak Percaya Pembobol Pundi Perempuan

BERBAGI
Ronal/RBO: Kapolres (Baju Kuning) dan Kasat Reskrim (Baju Hitam) Saat Dilokasi Bank

Pasca Kejadian, Transaksi Lancar, Pelaku Terlilit Utang

RBO, BENGKULU – Pasca kejadian Senin (27/03) kemarin, kondisi Bank normal kembali. Aktivitas seperti biasa, pantauan Harian RADAR BENGKULU mendatangi lokasi. Transaksi uang pun masih tetap berjalan. Menurut Manager Operasional Bank Pundi, Andhika Yuda Wibowo, usai kejadian percobaan pembobolan bank. Kondisi transaksi berjalan seperti biasa. Namun pihaknya menambah pengamanan lebih, atas peristiwa yang terjadi.

Menariknya, pihaknya mengakui tidak percaya jika pelaku perempuan yang berhijab tersebut. “Kondisi normal kembali, seperti biasa. Kita juga meragukan, karena dia polos sekali. Saya tidak yakin, apalagi dia berjilbab sangat tidak meyakinkan. Untuk kerugian belum ada, namun ada kerusakan dinding di akses atas gedung,” terang Yudha.

Milik Banten

Diketahui Bank Pundi merupakan milik Pemerintah Daerah Banten. Bank Pundi Cabang Kota Bengkulu baru berdiri tak sampai tiga tahun. Menurut Yudha, transaksi uang yang berlangsung di Bank saat ini tak mencapai ratusan juta rupiah setiap bulannya. Terlebih lagi akses ATM (Anjungan Tunai Mandiri) pun tak diaktifkan kembali.

“Tidak wajar kalau Bank ini jadi tempat mangsa, untuk ATM pun tidak aktif lagi. Transaksi uang tak sampai ratusan juta per bulannya,” imbuh Yudha.

Pelaku Terlilit Hutang

Sementara itu, dari informasi beredar jika pelaku nekat membobol bank dikarenakan memiliki utang ratusan jutar rupiah. Dirinya merupakan pegawai di salah satu Asuransi di Kota Bengkulu. Dirinya memiliki utang di perusahaan tersebut.

Menanggapi perihal ini, Kapolres Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta S.ik melalui Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Eka Chandra, memang dari pengakuan pelaku. Dirinya beraksi hanya seorang diri.

“Dia mengatakan memang dia melakukan sendiri. Sempat membobol akses atas gedung kosong di sebelah gedung Bank ini. Rencananya membobol paling atas hingga berhasil kebawah, namun dia belum sempat dikarenakan berhasil kita amankan. Kita pastikan tidak ada satu ruangan yang tidak kita lewati, kita tidak menemukan siapa siapa lagi. Niatnya memang mengambil uang di Bank ini. Dari keterangan sementara dia pegawai di Asuransi, sehingga cukup mengetahui kondisi Bank ini,” tutup Eka. (run)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

twelve + eighteen =