Pelayan VS Security ke Polisi

Pelayan VS Security ke Polisi

73
BERBAGI
Polsek Ratu Samban
Dedi/RBO: Pelaku Berinisial K Yang diamankan Polsek Ratu Samban Kemarin.

RBO, BENGKULU – Hantam kepala teman kerja dengan gelas susu penyelesainya berujung ke pihak yang berwajib. Kasus itu terjadi diwilayah hukum Sektor Polsek Ratu Samban Kota Bengkulu. Korbanya, Heri Suhedra (21) karyawan di Kafe Sinar Sport yang tidak terima kepalanya dipukul dengan gelas susu oleh pelaku berinisial K (31), juga Security di Kafe Sinar Sport. Kejadian itu terjadi pada 24 Februari 2017 lalu di Kafe Hotel Sinar Sport sekira pukul 20.00 WIB.

Kapolsek Ratu Samban Kompol Darno menerangkan, tindakan penganiayaan tersebut terjadi bulan lalu menurut pengakuan korban diwaktu pemeriksaan. Kejadian bermula saat pelaku yang pada saat itu meminta korban sebagai pelayan di kafe itu membuatkan segelas susu untuknya, namun korban tidak membuatkan susu tersebut, lantaran pelapor meminta dengan nada membentak. Hingga korban meminta temanya tidak mau disebutkan namanya untuk membuatkan susu tersebut.

“Setelah susu itu dibuat diantarkan, pelapor merasa tersinggung, dan langsung menyiramkan susu panas tersebut ke muka korban, dan kemudian gelasnya dihantamkan ke kepala korban, hingga kepala korban mengalami luka robek,” terang Darno ke RADAR BENGKULU Jumat kemarin (31/3).

Tak hanya itu, lanjut Darno, akibat kejadian tersebut, pihak managemen Hotel tempat mereka bekerja, langsung memecat kedua dari hotel tersebut.

“Dari pengakuan korban dan pelaku, dari kejadian tersebut keduanya diberhentikan secara bersamaan oleh pihak Managemen hotel,” tambah Darno.

Pihak Polsek Ratu Samban setelah mendapat laporan dari korban pihaknya langsung bergerak mencari pelaku hingga pelaku berhasil dibekuk.

“Setelah menerima laporan dan memanggil dua orang saksi, 2 orang saksi yang tidak mau disebutkan namanya mereka juga karyawan di kafe Hotel Sinar Sport. Anggota kami segera melakukan pergerakan dan penangkapan terhadap pelaku di kediamannya di Kawasan Hotel Sinar Sport tersebut. Kejadian ini pelaku disangkakan pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman 5 tahun penjara,” pungkasnya. (cw5)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY