Samisake, Sudisman: Mesti Diaudit Independen

Samisake, Sudisman: Mesti Diaudit Independen

70
BERBAGI
IST/RBO: Ketua komisi III DPRD Kota Bengkulu, Sudisman

RBO, BENGKULU – Ketua Komisi III DPRD Kota Sudisman, menyampaikan aliran dana samisake sebesar Rp 13,6 miliar harus segera diaudit yang dilakukan tim independen. Tujuannya, agar semua tahu, kemana dana itu mengalir, apa kendalanya dan apakah sudah menjalani aturan.

“Jika semua sudah clear, artinya pada penganggaran pertama sebesar Rp 13,6 miliar itu sudah tepat sasaran dan tidak menyalahi aturan. Maka bukan tidak mungkin akan dianggarkan lagi. Namun ketika nanti ditemukan ada kejanggalan -kejanggalan pada saat tim independen melakukan audit, maka baiknya itu diselesaikan terlebih dahulu,” sampai Sudisman.

Dikatakan pula bahwa Dia masih belum paham atau miss understanding pernyataan Walikota yang mengatakan, bahwa dana bergulir Samisake dari Rp 13,6 miliar sudah menjadi Rp 40 miliar. Dikatakan, guna mendapatkan kepastian, pihaknya telah meminta data data tersebut. Namun menurut Sudisman, hingga detik ini data yang diinginkan belum diterima dari SKPD.

“Itu cara hitungnya seperti apa? Tidak mungkin lah dalam tempo tiga tahun seperti itu. Apakah turn over?. Saya curiga, justru SKPDnya salah cara menyampaikan ke pak Wali. Sebab bunga 0,5 persen Samisake itukan untuk operasional,” tanya Dia.

Terpisah, Ketua Pansus Revisi Perda Samisake, Indra Sukma menambahi, menurut Dia, jika dewan bersepakat untuk meminta eksekutif membentuk tim Independen guna mengaduit samisake, maka tentunya dewan harus menganggarkan sejumlah dana.

“Sebab, tim independen tentu diambil dari pihak ketiga. Bukan dari legislatif maupun eksekutif. Tentu pula disitu butuh dana. Tentu harus ada anggaran yang disiapkan. Selain itu, pastinya membutuhkan waktu tidak sebentar. Sementara, masyarakat sudah butuh bantuan dana bergulir. Jadi, silakan pahami,” sambung Dia. (lay)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY