Jangan Ragu Untuk Kebenaran

Jangan Ragu Untuk Kebenaran

79
BERBAGI
IST/RBO: Membangun Infrastruktur

Pejabat Enggan Jadi PPTK

RBO, BENGKULU – Kondisi akhir-akhir ini membuat prihatin dengan banyaknya masalah yang dihadapi oleh pejabat negara. Bahkan berimbas kepada daerah dan pejabat-pejabat setingkat eselon.
“Ada banyak pejabat yang enggan menjadi Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan (PPTK) misalnya, karena takut akan bermasalah dengan hukum,” kata H. Ahmad Kanedi, SH, MH yang juga Senator Bengkulu di Senayan saat Ngopi bersama jurnalis, di Warung Aroma di Jalan S. Parman No 63, Padang Jati Kota Bengkulu kemarin.
Dijelaskan Kanedi, para pejabat yang ditunjuk untuk melaksanakan kegiatan silakan dilaksanakan dengan maksimal. Sebab sudah ada rambu-rambunya agar tidak bermasalah dengan hukum dikemudian hari. “Ada aturan dan rambu-rambu yang wajib untuk diikuti agar tidak bermasalah dengan hukum,” sampai dia.
Secara umum dapat disarikan menjadi tiga point utama agar tidak bermasalah hukum. Bila pejabat tersebut ditunjuk menjadi PPTK dan atau kegiatan yang lainnya. Pertama adalah tidak Mark Up harga. Sebab, jika melakukan mark up, maka inilah yang dinamakan korupsi. “Bila tidak mark up harga, mudah-mudahan aman,” jelas dia.
Lalu yang kedua adalah; jangan melakukan kegiatan fiktif. “Hal ini sangat fatal. Sebab, dana cair namun kegiatan tidak ada, ini jangan sekali-sekali dilakukan agar terhindar dari jeratan masalah hukum,” sampai dia.
Sedangkan yang terakhir atau yang ketiga adalah jangan melakukan pemotongan anggaran. “Jika tiga hal diatas tidak dilakukan, maka pejabat tersebut aman dan bebas dari masalah hukum. Sebab, apa yang dilakukan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku,” kata dia.
Bila hal ini sudah dilakukan, maka ketakutan untuk dilaporkan dan sebagainya itu, tidak ada dan akan tenang menjalani tugas dan melaksanakan kegiatan. “ Jangan ragu untuk menegakkan kebenaran dalam membangun,” ujar dia.
Disisi lain, atasan atau pimpinan juga harus memberikan motivasi kepada bawahanya. Jangan sampai mengekang bawahan. “Silakan bawahan untuk kreatif yang positif dan membangun dan melakukan inovasi yang perlu. Jangan sampai PNS terkekang, seperti kacamata kuda,tidak bisa apa-apa lagi sangat terkekang,” sampai dia. (hcr)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

2 × five =