Pemda Mukomuko Belum Tahu Total Aset Daerah

Pemda Mukomuko Belum Tahu Total Aset Daerah

BERBAGI:

KRM Pertanyakan Kelayakan Penempatan Aset

RBI, MUKOMUKO – Sejak 2003 lalu Mukomuko resmi menjadi daerah otonom dan menjadi satu Kabupaten dari Provinsi Bengkulu. Selama 14 tahun umur Kabupaten ini, tentu sudah banyak fasilitas berupa aset daerah yang dibeli guna mendukung lancarnya roda pemerintahan.

Namun saat ditanya soal total jumlah aset daerah Kabupaten Mukomuko, Pemda Mukomuko dalam hal ini instansi pengelola aset daerah belum dapat mengungkapkan berapa jumlah pasti aset daerah, baik aset bergerak maupun aset tidak bergerak.

Kendati demikian, aset-aset daerah itu tercatat di Simda, hanya saja belum dilakukan pendataan ulang secara keseluruhan untuk mengetahui pasti dimana aset tersebut berada.

“Rencanya kami akan melakukan sensus aset. Tujuanya untuk memastikan keberadaan aset-aset daerah itu. Selain itu juga untuk memastikan apakah barang-barang itu masih ada atau tidak,” kata Plt Kepala BKD Kabupaten Mukomuko, Agus Suwarman, melalui Kabid Aset Juni Hardiasyah, Sos dihadapan Jurnalis dan anggota Koalisi Rakyat Menggugat (KRM).

Dikesempatan itu KRM mempertanyakan penempatan aset daerah yang diduga tidak sesuai. Bahkan KRM menduga terdapat aset daerah yang digunakan untuk kepentingan pribadi.

Menurut KRM, seharusnya Pemerintah Kabupaten Mukomuko, dalam menempatkan aset daerah tersebut mengacu pada perundang-undangan. Diantaranya memperhatikan aspek efisiensi dan kemampuan keuangan daerah.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Aset mengatakan, kewenangan BKD dalam pengelolaan aset ini, sebatas mengadakan dan mendata aset-aset daerah. Sedangkan untuk kebijakan penempatan berada ditangan Kepala Daerah.

“Semua barang yang tercatat dalam aset daerah, siapun yang memakainya, baik melalui mekanisme pinjam pakai itu sudah berdasarkan SK Bupati. Karena Bupatilah yang punya wewenang menentukan siapa memakai apa,” singkat Juni. (sam)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

three × four =