Ramadhan, Warung Nasi Tak Boleh Buka

Ramadhan, Warung Nasi Tak Boleh Buka

134
BERBAGI

Sebelum Puasa Gencar Operasi Tempat Maksiat

RBO, BENGKULU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu memastikan bahwa seluruh warung nasi tidak boleh buka selama bulan Ramadhan. Dikatakan Kepala Satpol PP Kota Bengkulu Mitrul Ajemi S.Sos hal itu dilakukan agar pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan umat Islam tidak terganggu. “Yang jelas selama Ramadhan nanti warung-warung nasi tidak boleh buka di siang hari,” ungkap Mitrul kemarin (4/4).

Selain warung nasi, tempat-tempat hiburan malam yang kerab dijadikan tempat maksiat juga akan ditertibkan menjelang masuknya bulan Ramadhan ini. Seperti panti pijat, karaoke, dan diskotik. Selain itu pihaknya juga akan menyisir hotel kelas melati yang kerab dijadikan tempat mesum bagi pasangan bukan muhrimnya.

“Sebelum puasa kita akan lebih gencar lagi melakukan penertiban di tempat-tempat mesum, dan tempat hiburan yang ada di Kota Bengkulu ini,” tegas Mitrul.

Menertibkan tempat maksiat dan melarang warung nasi buka selama Ramadhan, pihaknya masih akan menunggu arahan dari Waliktota Bengkulu H Helmi Hasan SE karena, hingga saat ini belum ada instruksi langsung dari walikota terkait larangan warung nasi tidak boleh buka selama Ramadhan.

“Kita masih tunggu surat edaran dari Pak Walikota. Biasanya menjelang puasa suratnya sudah ada. Kalau suratnya sudah ada kita langsung sosialisasikan kepada pihak rumah makan, dan seluruh tempat hiburan yang kerab dijadikan tempat mesum,” paparnya.

Nantinya sudah ada surat edaran resmi dari walikota, maka warung nasi yang tetap membandel buka disiang hari bulan Ramadan akan dikenakan sanksi tegas.

Sejauh ini dirinya belum bisa menyebutkan secara rinci sanksi apa yang akan diberikan. Karena terlebih dahulu akan berkomunikasi dengan Walikota tentang pengamanan di bulan Ramadan yang tidak lama lagi ini. (cw5)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

one × one =