Jambret Istri Polisi, Mahasiswa Ditangkap

Jambret Istri Polisi, Mahasiswa Ditangkap

137
BERBAGI
Ronal/RBO: - TSK Jambret Istri Polisi

Tsk Juga Anak Pensiunan Aparat

RBO, BENGKULU – Jajaran Polsek Kampung Melayu berhasil menangkap pelaku jambret istri polisi. Pelaku merupakan Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta di Kota Bengkulu berinisial Cn (24) warga Kecamatan Kerkap Kabupaten Bengkulu Utara.

Tsk mahasiswa aktif semester lima Fakultas Hukum. Kronologis kejadian, ketika Monika Wati (30) warga Kelurahan Kandang Mas Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu menjadi korban jambret. Dalam laporan polisi, dirinya dijambret di kawasan Jalan RE Citanduy Kelurahan Kandang Mas Kecamatan Kampung Melayu, Kamis (06/04) sekira pukul 12.00 WIB lalu. Pelaku mengasak tas milik korban yang digantung di dasbor motor korban.

“Setelah kami mendapatkan laporan langsung mencari pelaku. Dikarenakan korban masih ingat dengan nomor polisi motor pelaku dan tipe motor pelaku maka cepat dilacak. Kita mendapatkan rangkaian kejadian, setelah dicek pelat nomor ini asli. Keberadaan pelaku berada di Bengkulu Utara, hingga kita langsung kesana. Sekira pukul 02.00 WIB kemarin, pelaku berhasil diamankan,” terang Kapolsek Kampung Melayu Iptu Yudha Setiawan didampingi Kanit Reskrim Kampung Melayu Ipda Aan.

Sementara itu, pelaku berhasil menggasak kartu ATM milik korban. Terlebih lagi, kode kartu atm milik korban berada di dalam tas.

“Dikarenakan dalam tas korban berisi Atm, kemudian ada pin kartu atm korban. Sehingga tersangka melakukan pencairan uang yang ditarik langsung dibelikan handphone senilai satu juta delapan ratus ribu rupiah. Dari keterangan tersangka, sudah mengambil dua juta delapan ratus ribu rupiah,” tambah Kapolsek.
Dari pengakuan pelaku, dirinya baru pertama kali melakukan hal bejat tersebut. Niat muncul dikarenakan anak pensiunan aparat hukum ini, pernah dijambret.

“Saya kehilangan handphone, hingga berniat menjambret. Sisa uangnya untuk bayar kredit motor,” kata Pelaku.

Akibat perihal tersebut, pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara paling lama lima tahun penjara. (run)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY