Gubernur Dituntut Tertibkan Perusahaan Nakal di Mukomuko

Gubernur Dituntut Tertibkan Perusahaan Nakal di Mukomuko

103
BERBAGI

RBO, MUKOMUKO – Komunitas Masyarakat Peduli Alam Sekitar (Kompast) menduga ada perusahaan yang tidak patuh terhadap peraturan dalam berinvestasi di daerah Kabupaten Mukomuko. Untuk itu Kompast meminta kepada Gubernur Bengkulu memerintahkan anak buahnya untuk mengawasi dan mengcrosceck kepatuhan perusahaan terkait ketentuan-ketentuan berinvestasi. Hal ini disampaikan Direktur Kompast Musfar Rusli, kemarin.

Dengan adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan perusahaan perkebunan dan pabrik CPO di Mukomuko ini, secara tegas Kompast meminta kepada Gubernur untuk melakukan upaya hukum terhadap pelanggaran ini.

Menurut Kompast, jika adanya aturan dan ketentuan yang tidak diindahkan, pastinya ada kerugian terhadap Negara maupun masyarakat sekitar perusahaan terkait.

“Kita menduga ada perusahaan-perusahaan yang tidak patuh dengan aturan. Misalkan izin, penyerobotan tanah Negara, ada yang terang-terangan dan kami yakin ada juga yang diam-diam. Pemerintah Provinsi harus turun tangan dengan masalah ini,” ujar Musfar Rusli.

Selain itu, Kompast mengecam kepada oknum maupun lembaga atau institusi yang berusaha melindungi kesalahan para investor nakal di kabupaten ini. Tegasnya, Kompast akan mengupayakan semua cara agar tidak ada lagi pelanggaran yang dilakukan perusahaan di Kabupaten ini.

“Jika perusahaan taat aturan, yang diuntungkan Negara, Masyarakat dan Perusahaan itu sendri. Kenapa masih ada yang melangar, disinyalir banyak yang mencari keuntungan pribadi,” tutup Musfar. (sam)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

20 − three =