Yahuda .R.Wijaya: Berpolitik Itu, Perlu Santun, Beretika dan ”Pakai Hati”

Yahuda .R.Wijaya: Berpolitik Itu, Perlu Santun, Beretika dan ”Pakai Hati”

124
BERBAGI
SEKRETARIS DPD PERINDO BENGKULU TENGAH; YUHUDA R.WIJYA

 

RBI, BENTENG – Yahuda R Wijaya yang akrab disapa dengan Yuda ini merupakan sosok politisi muda yang saat ini diamanahkan menjabat Sekretaris DPD Partai Perindo Bumi Maroba Kite Maju Bengkulu Tengah.

Pengusaha muda kelahiran 11 Agustus 1983 ini, mengaku ikut masuk partai politik bukan lantaran ambisi untuk menjadi anggota DPRD. Akan tetapi untuk lebih banyak lagi membangun silaturahmi dan pertemanan dengan sesama.

Bagi Yahuda, dengan ikut bergabung dan menjadi Sekretaris di Partai Perindo, ia merasa pergaulan dan silaturahminya makin bertambah. Begitu pula dengan pengetahuan tentang tata kelola sebuah organisasi makin luas.

Bapak dua anak ini dapat merasakan manfaat secara sosial kemasyarakatan dengan mengikuti dan bergabung di Perindo hingga saat ini. Dengan bergabung di partai seperti Perindo yang banyak melakukan aktifitas sosial dan kemanusian, ia merasa kepekaannya terhadap lingkungan menjadi lebih baik lagi.

Yahuda tidak sepakat dengan adanya istilah ”krumuk-krumuk” dalam suatu organisasi. Apalagi di parpol. Untuk itu, ia merasakan sesuatu keadaan yang nyaman di Partai Perindo saat ini. Bagi Yuda, Yang penting bagi saya dalam berpolitik itu kita harus mengedepankan etika politik dalam mengambil tindakan apa pun itu namanya.

Semangat kerjasama dan sama-sama bekerja untuk membangun masyarakat yang didasari oleh niat yang baik dan luhur, bukan karena pamrih. Akan lebih baik dilakukan seseorang dalam beraktifitas di dunia politik dan untuk mencapai tujuan sesaat dengan menghalalkan segala cara.

Mengedepankan rasionalisme dan hati nurani, dalam apa pun kegiatan dilakukan baik secara pribadi maupun secara kelembagaan di Parpol,adalah yang sangat penting dan prinsif bagi saya dan ini sesuai dengan roh serta semangat Partai Perindo.

“Bila kita ingin nyaman, maka berbuatlah seperti air yang mengalir dan nanti pada akhirnya aliran air itu akan sampai juga pada tujuannya. Sebuah tujuan hakiki dari tujuan luhur yang ada di Partai Politik itu sendiri, tak ada kegaduhan, dalam mencapai tujuan Politik tersebut. Sebab kita berpolitik dengan mengedapan hati ketimbang ambisi pribadi,’’ujar Yahuda diplomatis (bri)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

sixteen + five =