Empat Orang Bengkulu Temukan Alat Bakar Sampah Ramah Lingkungan

Empat Orang Bengkulu Temukan Alat Bakar Sampah Ramah Lingkungan

Ronal/RBO: Alat Bakar Ramah Lingkungan
BERBAGI:

Bakar Sampah Tanpa Asap, Eeee…. Hasilnya Jadi Pupuk

RBO, BENGKULU – Alhamdulillah! Menakjubkan! Empat warga Kelurahan Padang Serai Kecamatan Kampung Melayu menemukan alat bakar sampah tanpa asap.

Bagaimana ceritanya? Ya, alat tersebut seperti bukan tungku api biasa. Berbeda alat ini disertai pipa penyuling asap dibalut dengan air. Sehingga asap yang timbul hilang. Tampak steam motor pun ikut operasi dalam itu.

Empat warga tersebut Wakidi (35), Ahmad Rani (32), Sudarno (28) Nangka RT 11 RW 4 Kelurahan Padang Serai Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu, dan Haliin (52) warga Jalan Sungai Rupat Pagar Dewa Bengkulu juga guru SMAN 7 Bengkulu.
Alat ini terinspirasi dari satu rekannya Didin Hamdani warga Kecamatan Pekik Nyaring Kabupaten Bengkulu Tengah yang sengaja membuat alat ini demi cinta terhadap lingkungan.

“Ini sudah lima kali kita coba. Hingga ini yang berhasil. Alat ini berfungsi sebagai membakar sampah dengan ramah lingkungan. Dimana jika dibakar tidak mengeluarkan asap sekalipun. Bahan kita pesan dengan bentuk yang kita inginkan,” terang Wakidi yang memperagakan alat tersebut.

Dalam operasinya, api yang dibakar pertama tama memunculkan asap yang sangat tebal. Namun setelah steam motor yang sudah dialirkan dengan air, tiba tiba asap hilang seketika.

Menurut Wikidi, hal ini dikarenakan asap yang berbalut api menjadi serbuk arang bercampur air. “Ini tar dari sulingan sampah yang kita bakar. Manfaatnya sangat banyak, dapat digunakan untuk pupuk tanaman. Selain itu, arang yang dihasilkan dalam operasi ini pun sangat bagus,” tambahnya.

Dengan ditemukan alat ini, harapan keempat warga tersebut agar Pemerintah Daerah dapat melek atas lingkungan yang bersih. Dimana keluhan selama ini, di kawasan tempatnya banyak sampah yang beredar.

“Sehingga alat ini dapat dimanfaatkan. Mungkin minggu depan kami akan memberitahukan dengan pihak Camat. Supaya alat ini bisa digunakan di lingkungan kita, bahkan seluruh Kota ini,” imbuhnya. (run)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

2 × 2 =