Kopi Stek Berbuah Lebat… Hamidun pun Riang Gembira

Kopi Stek Berbuah Lebat… Hamidun pun Riang Gembira

401
BERBAGI
Ikrok/RBO: Petani Kopi Robusta Hamidun (42), saat memetik kopinya, Senin (10/04)

 

RBO, KEPAHIANG – Saat ini petani kopi sedang senang karena musim telah tiba, para petani berbodong-bodong pergi ke kebun untuk memetik buah kopi. Paling senang lagi, Hamidun (42) warga Kelurahan Padang Lekat Kecamatan Kepahiang, karena kopi steknya menghasilkan buah sangat lebat. Hal ini diungkapnya kepada RADAR BENGKULU, Senin (10/04) siang.

Menurut bapak dua anak ini, Kopi Robusta miliknya usai dilakukan penyetekan 5 tahun lalu telah memberikan buah yang sangat memuaskan. setiap tahun dirinya bisa menikmati hasil buah kopi tersebut hingga 1,5 ton/hektar.

“Prosesnya cepat, usai distek cepat menunas, senangnya lagi biasanya kita panen satu kali dalam setahun, sekarang satu tahun 2 kali panen,”ujar Hamidun dengan senyum kepuasannya.

Hamidum mengatakan, awal mula mengenal kopi stek, ketika dirinya mengikuti reses di Desa Bengkok Kepahiang. Karena ketertarikannya Hamidun kembali mengikuti reses di Desa Warung Pojok Kecamatan Muara Kemumu, Kepahiang. Baru setelah itu dia kembali ke Kebun dan menerapkan ilmu yang diperoleh dari mengikuti reses tersebut.

“Awalnya saya coba stek kopi saya di Desa Tapak Gedung sebanyak 3000 batang/1 hektar. Usai distek 2 tahun sudah panen,”jelasnya.

Karena puasa dengan hasil steknya, Hamidun langsung beralih dari kopi alam menjadi kopi stek. Dimana seluruh kopinya di Desa Tapak Gedung seluas 2 hekter dan di Desa Pekalongan seluas 3 hektar dijadikan kopi stek.

“Alhamdulillah sekali panen bisa sampai 2 dan 3 ton/ hektar,”tutur Hamidun

Disampaikanya dari hasil panen kopi robusta tersebut, dirinya bisa memenuhi perekonomian keluarga dan membelikan kebutuhan yang diperlukan, termasuk biaya sekolah kedua anaknya.

“Dari hasil kopi ini, saya bersyukur bisa memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari,”tutupnya. (izu)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY