Tunggakan BPJS Kesehatan Capai Rp 4,1 M

Tunggakan BPJS Kesehatan Capai Rp 4,1 M

122
BERBAGI

RBO, CURUP – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Rejang Provinsi Bengkulu menyebutkan bahwa terhitung hingga bulan ini jumlah tunggakkan mencapai Rp 4,1 miliar dengan jumlah peserta sebanyak 10.021 orang.

Kepala BPJS Kesehatan melalui Kanit Umum dan Keuangan, Zaipan, kepada wartawan kemarin siang (11/04) menjelaskan bahwa jumlah tunggakkan tersebut merupakan peserta dengan kategori Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau dikenal dengan peserta mandiri.

“Jumlah piutang kami tersebut sejauh ini masih dalam pembahasan ditingkat pusat terkait apakah ada kebijakkan khusus terkait peserta PBPU yang menunggak atau kebijakkan lain. Misal, apakah diberlakukan pemutihan utang atau tidak itu tergantung dari pusatnya,” ungkapnya.

Secara keseluruhan data peserta PBPU yang berasal dari Rejang Lebong mencapai 16.000 orang. Sementara itu, sebelumnya BPJS Kesehatan sudah mengajukan data tunggakkan peserta PBPU kepada Pemerintah Daerah yang dianggap tidak mampu untuk dapat ditangguhkan iurannya melalui program Jamkesda. “Namun sejauh ini sudah ada peserta PBPU yang dialihkan iurannya setelah dilakukan validasi. Untuk nomor NIK peserta BPJS Kesehatan tidak ada yang berubah,” jelasnya.

Untuk itu dia berharap kepada warga yang telah menjadi peserta BPJS Kesehatan dengan jalur mandiri atau PBPU namun tidak mampu membayar iuran setiap bulannya maka bisa mengajukan permohonan kepada Pemerintah Daerah melalui dinas terkait untuk dimasukkan sebagai peserta penerima program Jamkesda.

“Nanti akan kita integrasikan sesuai dengan tanggal pendaftaran dilakukan. Kalau permohonan pengalihan data kepesertaan tersebut masuk ke BPJS Kesehatan dibawah tanggal 25, maka awal bulan depan kartu BPJS sudah bisa digunakan. Tapi jika diatas tanggal 25, maka paling lambat 1 bulan baru bisa diaktifkan,” jelasnya. (gol)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY