Pengusutan Kasus e-KTP Berdampak ke Rejang Lebong

Pengusutan Kasus e-KTP Berdampak ke Rejang Lebong

164
BERBAGI
Ilustrasi e-KTP

RBO, CURUP – Sejak Selasa lalu tanggal 4 April 2017, blanko pembuatan KTP elektronik sudah ada di Dinas Dukcapil Provinsi. Namun hingga kini proses pencetakkan e-KTP warga di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu belum dapat dilakukan karena dampak dari pengusutan kasus e-KTP dipusat membuat semua pelayanan e-KTP belum bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dinass Dukcapil Rejang Lebong, Malian Lazuardi,SH MH, menjelaskan bahwa masyarakat harap bersabar. Karena pihaknya belum lama ini sudah menjemput blanko e-KTP yang masih kurang. Namun untuk pencetakkannya belum bisa dilakukan karena menunggu kejelasan dari Kemendagri terkait perkembangan kasus e-KTP.

“Jadi, untuk sementara ini kami masih memberlakukan KTP sementara yang bisa digunakan masyarakat dalam keperluan administrasi kependudukan. Kami sadar bahwa Kabuapten Rejang Lebong masih butuh 56 ribu Blanko KTP.

Sejauh ini, lanjut dia, semakin hari permintaan masyarakat untuk membuat Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) semakin meningkat. Rata-rata warga yang datang berkisar 50-60 orang. Sebab, banyak kegunaanya. Seperti yang ingin melamar pekerjaan, pendaftaran siswa baru, mahasiswa baru, TNI dan Polri serta warga masyarakat usia 17 wajib KTP,” ujarnya.

Dijelaskan, rata-rata hampir 50 sampai dengan 60 warga perhari membutuhkan surat keterangan pertama pengganti KTP elektronik, dengan jumlah 8 tenaga yang melayani termasuk tenaga server.
Untuk pengurusan Pengganti KTP sementara dapat dilakukan 1 hari kerja dengan syarat sudah melakukan perekaman KTP, Pas photo dan Fotocopi Kartu Keluarga sesuai surat edaran Mendagri sudah melakukan perekaman KTP dengan masa berlaku KTP selama 6 bulan. (gol)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY