SMKN 5 Bagaikan Lima Burung Perkutut

SMKN 5 Bagaikan Lima Burung Perkutut

155
BERBAGI
Ist/RBO: Dewan guru SMKN 5 Kota Bengkulu saat foto bersama.

RBO, BENGKULU – Dengan berakhirnya proses belajar mengajar di SMKN 5 Kota Bengkulu ,tiba saatnya seluruh siswa siswi untuk kembali kepada orang tua, dan melanjutkan langkahnya masing -masing. Kemarin (12/4) SMKN 5 mengadakan perpisahan di Graha Asia dengan mengeluarkan siswa dan siswi sebanyak 171 orang.

Dalam acara perpisahan tersebut Kepala SMKN 5 Kota Bengkulu, Syaripin Effendi melepaskan 5 ekor burung perkutut yang diwakilkan oleh setiap masing –masing jurusan. Mengapa kita lakukan itu, ucap Syaripin, karena burung yang dilepas 5 ekor menandakan bahwa SMKN 5 ini mempunyai 5 jurusan.

Untuk itu, para siswa –siswi harus mengembangkan sayap setelah lulus dari sini. Semoga apa yang sudah didapatkan di sekolah bisa dikembangkan di masyarakat dan SMKN 5 mampu untuk berkembang dan terus meningkatkan mutu pendidikan yang ada. Ibarat burung yang selalu berkembang biak, apabila anak –anaknya diasuh dengan baik dan akan menetaskan bibit –bibit unggul.

Karena dengan berbangga hati selama tiga tahun SMKN 5 ini sudah mampu untuk bersaing dengan sekolah yang lain. Dari kelima jurusan yang ada, yaitu jurusan kayu dan tari sudah pernah mendapatkan juara 2 di tingkat nasional. Sampai sekarang ada lulusan SMKN 5 yang sudah mampu bekerja di luar daerah. Seperti Jogya dan tempat lainnya.

Dengan kedisiplinan yang tinggi, seluruh dewan guru dan staf TU akan terus membimbing dan mendidik siswa –siswi agar mendapatkan kualitas pendidikan yang tinggi. ‘’Sehingga siswa yang sudah menamatkan proses belajar mengajar nantinya sudah mampu dan siap untuk bersaing di dunia usaha. Dari seluruh pihak sekolah mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang sudah mempercayakan pendidikan anaknya di SMKN 5. Memberitahukan juga kepada seluruh siswa bahwa tanggal 18 April akan ada ujian nasional perbaikan.’’

Dalam acara perpisahan kemarin seluruh siswa dan siswi SMKN 5 Kota Bengkulu berdeklarasi bahwa seluruh siswa dan siswi tidak akan pernah untuk menyentuh yang namanya NARKOBA. Karena Kalau bukan kita yang menjadi pelopor penyebaran narkoba, kapan lagi bangsa ini akan terbebas dari kerusakan yang disebabkan oleh narkoba. Karena generasi penerus bangsa merupakan tulang punggung untuk kemajemukan suatu bangsa. ‘’Kalau yang di dalam sudah rusak, mau dibawa kemana arah bangsa ini.Untuk itu seluruh siswa dan siswi mempunyai kewajiban untuk mencegah narkoba itu agar tidak tersentuh oleh generasi ini dan mempunyai hidup yang sehat.’’

Adapun lontaran kata bangga juga disampaikan oleh Kasi SMKN Dikbud Provisi, Widrayudin,M.Pd bahwa SMKN 5 adalah sekolah yang mampu untuk mengeluarkan generasi yang siap untuk bertempur. Sebab kalau generasi ini tidak dibekali maka kita akan tertinggal dan akan jauh tertinggal.

Untuk itu, ‘’Sebagai pengawas SMKN saya pun berharap kepada seluruh SMKN tanpa terkecuali untuk terus meningkatkan mutu pendidikannya dan mempertahankan yang sudah ada.Bagi orang tua yang mempunyai anak, baik itu laki –laki ataupun perempuan untuk memasukkannya ke SMKN. Karena lulusan dari sini anak –anak yang dididik sudah mempunyai keterampilan yang cukup mahir,’’tutup Widrayudin.(sir/yar)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

17 − four =