Lewati Jalan Rakyat, Mobil Tambang Harus Bayar

Lewati Jalan Rakyat, Mobil Tambang Harus Bayar

BERBAGI

Gub: Tak Boleh Ada Akses Jalan Masyarakat yang Putus

RBO, BENGKULU – Gubernur Bengkulu Dr.H.Ridwan Mukti,MH mengatakan, akses jalan bagi masyarakat tidak boleh putus dalam kondisi apapun. Baik dalam keadaan bencana apalagi dalam kondisi yang biasa.

“Prinsip ini harus dijalani oleh Bina Marga. Tidak boleh ada akses jalan masyarakat yang terputus dalam kondisi apapun juga. Akses logistisk untuk masyarakat harus lancar,” tegas Gubernur, kemarin.

Sementara itu, guna mengantisipasi hal tersebut, dirinya telah menyetujui pembelian alat berat yang disebarkan ke beberapa zona rawan bencana. Dirinya meminta jajaranya untuk cepat merespon jika terjadi bencana yang memungkinkan terputusnya akses jalan masyarakat.

“Jika ada kerusakan karena bencana alam, pejabat di Bengkulu harus cepat merespon turun kelapangan, jangan menunggu arahan gubernur,” pintanya.

Tak hanya itu, Gubernur juga meminta agar jalan yang telah diaspal tidak boleh berlubang lagi. Menurutnya umur jalan di Provinsi Bengkulu harus dipertahankan hingga lima tahun.

“Siapa yang memiliki usaha tambang, mobil angkutannya tidak boleh memakai jalan rakyat. Kalau memakai jalan rakyat harus sifatnya sementara, dan harus bayar,” tegasnya.

Demikian juga terkait kapasitas tonase angkutan juga harus dijaga, lanjutnya, jangan biarkan lewat jalan rakyat, yang dapat mengakibatkan kerusakan ruas jalan hingga terputusnya akses masyarakat.

“Kalau ada mobil yang mengangkut melebihi tonase, maka Dinas Perhubungan harus kandangi, kalau tidak mau, saya yang akan kandangi kepala dinasnya,” jelasnya.

Menurutnya, jika pemerintah tidak tegas dalam menjaga dan memelihara jalan yang telah dibangun tersebut, maka, dana yang tersedia hanya habis untuk perbaikan jalan saja.

Sedangkan biaya untuk membangun jalan kita ini, ungkapnya, setiap tahun mencapai satu triliun rupiah, dimana pemerintah hanya memperoleh kompensasi dari pihak perusahaan yang sangat tak sebanding.

“Nanti, kita di Bengkulu ini sibuk dengan perbaikan jalan saja, Harusnya, uang yang kita dapatkan dari pertambangan itu untuk pemeliharaan jalan kita, jadi kita harus menjaga ruas jalan kita ini bisa bertahan lima tahun kedepan,” pungkasnya. (ags)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

three + five =