Keramat “Puyang Kedemang” Boleh Minta Jodoh Hingga Jabatan

Keramat “Puyang Kedemang” Boleh Minta Jodoh Hingga Jabatan

494
BERBAGI
One/RBO: Makam Puyang Kedemang

Makam Sesembahan Diiyakini Sakral

RBO, SELUMA- Tidak hanya harus mengetahui sejumlah wisata alam, masyarakat di Kabupaten Seluma terutama pecinta dunia mistis sudah selayaknya mengetahui sejumlah lokasi tujuan wisata religi. Salah satunya seperti keberadaan Makam Keramat Puyang Kedemang di areal persawahan Irigasi Bendung Seluma (BS) 3 di Kelurahan Napal, Kecamatan Seluma Kota.
Makam puyang ini, selain dikenal penduduk sekitar sebagai makam puyang dengan tingkat kesakralan, juga dipercaya membawa rezeki. Uniknya, keterkenalan makam tersebut tidak hanya dikenal warga sekitar, bahkan hingga penjuru daerah.
“Makam ini sudah ada sejak berpuluh-puluh tahun lalu. Selain sakral, sudah banyak warga yang mempercayai keberadaan makam tersebut membawa rejeki dan mengabulkan apa yang menjadi hajatnya,” sampai Asnawi (43) salah seorang keturunan Puyang Kedemang, yang juga saat ini memelihara keberadaan makam tersebut,kepada RBI, Jumat (13/4) petang.
Dari keterangannya, selama ini Puyang Kedemang lebih dikenal masyarakat sebagai puyang perdukunan.
“Hampir setiap orang yang datang mempercayai jika hajat yang diinginkannya terkabulkan. Mulai dari sakit karena guna-guna, minta keturunan, jodoh hingga jabatan. Hal ini kerap terbukti banyak sejumlah orang dari luar daerah seperti dari Curup yang datang dan menggelar ritual doa bersama lantaran lulus PNS,” cerita Asnawi.
Menurutnya, hampir setiap bulan ada-ada saja sejumlah orang yang datang berziarah. Namun diakui, paling ramai dikunjungi saat akhir tahun.
“Dahulu juru kunci makam adalah nek Pera. Namun semenjak beliau meninggal, kami-kami inilah yang menjaga dan memiharanya,” sampainya.
Tidak hanya makam puyang Kedemang, tak jauh dari lokasi juga terdapat makam keramat Puyang Singa Laga yang merupakan kakak kandung dari Puyang Kedemang.
“Namun kesohorannya lebih dikenal makam Puyang Kedemang,” sampainya.
Sementara itu, Lurah Napal, Arisyadi mengakui, jika keberadaan makam tersebut dikenal warga sekitar dan seantero wilayah luar daerah sebagai makam keramat.
“Memang di kawasan itu sejarahnya adalah dusun lama asal muasal desa Napal. Dahulu ceritanya, kawasan itu bernama Napal Lembak, sebuah dusun dengan pusat pemukiman dan pemerintahan desa ada di sana,” sampainya. (One)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

four × 4 =