Honor GBD Belum Ada Kejelasan

Honor GBD Belum Ada Kejelasan

228
BERBAGI
Images Ilustrasi

RBO, BENGKULU – Hingga saat ini belum ada kejelasan kapan waktu pasti pencairan honor Guru Bantu Daerah (GBD) tingkat SMA/SMK se-Provinsi Bengkulu, yang sudah terhitung sejak Januari lalu belum dibayar. Terlebih hingga saat ini GBD yang diserahkan bersamaan dengan pelimpahan kewenangan SMA/SMK dari Kabupaten ke Provinsi tengah diverifikasi.

“Nantinya semua GBD tingkat SMA/SMK itu Surat Keputusan (SK) langsung ditandatangani Gubernur Bengkulu. Hanya saja saat ini prosesnya belum sampai pada penerbitan SK. Melainkan GBD yang diserahkan pihak Kabupaten kepada Provinsi seiring pelimpahan kewenangan masih diverifikasi ditingkat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu,” ungkap Kepala BKD Provinsi Bengkulu, Ari Narsa JS.

Verifikasi yang dimaksud, lanjut Ari, karena sebelum pelimpahan kewenangan, GBD itu terdiri dari beberapa SK. Seperti GBD SK Komite, Sekolah dan Bupati. “Jadi perlu kita verifikasi terlebih dahulu, dimana total GBD yang diserahkan se-Kabupaten/Kota di Provinsi ini berjumlah 693 orang,” katanya.

Menurutnya, meskipun demikian dalam verifikasi ini jumlah GBD kemungkinan besar tidak akan dikurangi. Sebaliknya jika masih mengalami kekurangan akan ditambah. “Namun karena GBD ini honornya dialokasikan dari APBD Provinsi, jadi kita tetap harus melihat kemampuan daerah. Karena percuma jika ditambah, tapi honor mereka malah tidak terbayar,” singkatnya.

Sebelumnya, anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Siption Muhady, S.Ag mendesak supaya GBD segera diberikan SK, supaya GBD bisa menerima honor yang sudah menjadi haknya. “Alokasi anggarannyakan sudah ada. Tapi tetap saja sebelum dibayar harus ada dasar, dan SK itulah yang menjadi dasar untuk pembayaran honor GBD,” kata politisi PKB itu. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

five × five =