Mahasiswa FEBI IAIN Bengkulu Punya Sertifikasi Profesi Pasar Modal

Mahasiswa FEBI IAIN Bengkulu Punya Sertifikasi Profesi Pasar Modal

229
BERBAGI
ADIT/RBO: Penandatangan Kerjsama antara IAIN Bengkulu dengan TICMI dalam pendidikan pasar modal.

RBO, BENGKULU – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Bengkulu akan punya sertifikasi profesi pasar modal. Sertifikasi itu didapat setelah IAIN Bengkulu bekerjasama dengan TICMI (The Indonesia Capital Market Institute).

Dikatakan Plt. Wakil Rektor I IAIN Bengkulu Dr. H. Zulkarnain S, M.Ag saat menghadiri acara penandatanganan kerjsama pendidikan pasar modal anatara IAIN Bengkulu dengan TICMI (18/4), mulai tahun ini, lulusan sarjana IAIN Bengkulu tidak cukup dengan ijazah saja, namun harus memiliki SKPI (Surat keterangan pendamping ijazah) untuk menerangkan kemampuan yang dibutuhkan sebagai persyarat dalam persaingan dunia kerja dilihat dari latar belakang lulusannya.

“Ini sangat baik untuk mahasiswa, terlebih untuk mahasiswa FEBI yang kita siapkan untuk bekerja di pasar modal dan industri keuangan,” katanya.

Sama dengan Wakil Rektor I, Plt. Dekan FEBI, Dr. Asnaini, MA menuturkan, pendidikan pasar modal untuk mahasiswa IAIN ini akan masuk pada mata kuliah. Mahasiswa yang ikut pendidikan ini gratis, tanpa biaya tambahan dan untuk tingkatan atau levelnya pendidikan pasar modal yang diberikan ini adalah level empat.

“Ada tujuh kelas yang ikut pendidikan pasar modal ini. Mereka akan mengikuti pendidikan dan pelatihan. Setelah itu mereka akan mengikuti beberapa tahap ujian. Dan itu semua harus lulus. Bila tidak maka sertikasi profesinya tidak akan keluar,” katanya.

Disisi lain, Direktur TICMI, Metty Yusantiati menuturkan bahwa The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) merupakan anak perusahaan dari Bursa Efek Indonesia yang bergerak di bidang pendidikan dan diseminasi informasi.

Kerjasama diharapakan meningkatkan kontribusi antara IAIN dan TICMI dalam menjalankan misi mencerdaskan kehidupan bangsa dalam bidang perekonomian, khususnya terkait investasi. Pemahaman yang baik tentang hal ini penting mengingat peran strategis yang dijalankan pasar modal sebagai sumber alternatif pendanaan pembangunan nasional.

“Paling tidak berawal dari mahasiswa, kemudian mahasiswa menyebarluaskan informasi terkait investasi di pasar modal. Perlu diketahui bahwa investasi dipasar modal masih sedikit, dan kami berharap mahasiswa IAIN kedepan dapat menjadi investor lokal. Dan di Bengkulu hanya IAIN Bengkulu yang bekerjasama dengan kami,” katanya. (ae2)

 

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY