Miliki 6 Prodi Keahlian & 15 Kompetensi Keahlian, SMKN 2 Kota...

Miliki 6 Prodi Keahlian & 15 Kompetensi Keahlian, SMKN 2 Kota Siap Hadapi MEA

176
BERBAGI
Drs.Ahmad Basori,M.Pd

RBO, BENGKULU – Sebagai bagian dari Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), suka tidak suka, mau tidak mau, siswa di Provinsi Bengkulu dituntut mampu bersaing dengan provinsi-provinsi besar lain di kawasan ASEAN.

Sementara itu, melalui pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), diyakini tenaga kerja lulusan SMK di Bengkulu mampu bersaing dengan masyarakat ASEAN di era globalisasi sekarang ini.

Disisi lain, Kepala SMKN 2 Kota Bengkulu Drs.Ahmad Basori, M.Pd mengatakan, sekolahnya siap menghadapi MEA yang sudah berlangsung sekarang ini.

“Kita dari sekolah menyiapkan siswa yang kompeten dan memiliki karakter. Karakter itu di dalamnya ada budi pekerti, semangat, pembelajaran bahasa internasional, disiplin kerja keras, dll. Kami juga bersinergi dengan institusi lain, anak-anak juga harus tahu MEA itu apa, baik aspek hukumnya dan keimigrasian, beberapa lalu pihak terkait sudah mensosialisasikan itu kepada siswa-siswa kita,” ungkapnya, kemarin (19/4).

“Dari segi kompetensi, sekolah berusaha semaksimal mungkin membekali siswa sesuai dengan kurikulum, kurikulum kajiannya sudah nasional yang memadukan antara kebutuhan dunia usaha dan industri dengan dari segi kurikulum yang dibuat,” tambahnya.

Dijelaskan Ahmad Basori, lebih lanjut, SMKN 2 Kota Bengkulu bidang Keahliannya yakni Teknologi dan Rekayasa. Sementara itu, Program Studi Keahlian yang dibuka ada 6 dengan 15 Kompetensi Keahlian. Rinciannya,

Pertama, Program Studi Keahlian Teknik Bangunan terdiri dari dua Kompetensi Keahlian yaitu Tekhnik Konstruksi Kayu, Tekhnik Konstruksi Batu dan Beton, serta Tekhnik Gambar Bangunan.

Kedua, Program Studi Keahlian Geomatika terdiri dari satu Kompetensi Keahlian yaitu Geomatika.

Ketiga, Program Studi Keahlian Tekhnik Elektronika terdiri dari dua Kompetensi Keahlian yakni Tekhnik Audio Video dan Tekhnik Elektronika Komunikasi.

Keempat, Program Studi Keahlian Tekhnik Ketenagalistrikan terdiri dari dua Kompetensi Keahlian yakni Tekhnik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik dan Tekhnik Pendingin dan Tata Udara.

Kelima, Program Studi Keahlian Tekhnik Mesin terdiri dari empat Kompetensi Keahlian yakni Tekhnik Pemesinan, Tekhnik Pengelasan, Tekhnik Fabrikasi Logam dan Tekhnik Pemeliharaan Mekanik Industri. Serta, keenam, Program Studi Keahlian Tekhnik Otomotif terdiri dari tiga Kompetensi Keahlian yaitu Tekhnik Sepeda Motor, Tekhnik Kendaraan Ringan dan Tekhnik Alat Berat.

“Kalau dilihat dari animo, maka urutan pendaftar saat PPDB itu paling banyak peminatnya yaitu Otomotif, Mesin, Listrik, Elektronika, Geomatika dan Bangunan. Kalau dilihat dari potensi, maka semua program keahlian ini potensinya sama. Bangunan dan Geomatika itu banyak masyarakat belum mengetahui, makanya kita usahakan melalui sosialisasi melalui media seperti koran, melalui secara langsung atau kunjungan ke SMP dalam kesempatan lain karena mereka belum mengenal program keahlian yang ada,” jelasnya.

“Padahal kalau kita lihat dari prosfek atau peluang itu sama besarnya, seperti Tekhnik Bangunan itu ternyata banyak diperlukan, dan di Provinsi Bengkulu ini justru jurusan itu sebenarnya tidak banyak sekolah yang buka, kayak Geomatika kan cuma kita aja. Kita mengharapkan mereka semakin banyak mengenal program yang dibuka, kita harapkan nanti semuanya akan sama pendaftarnya, jadi tidak hanya mengarah ke otomotif saja,” tambahnya.

Ditambahkan dia, dalam perjalannya SMKN 2 Kota Bengkulu telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak.

“Sekolah Kejuruan itu kan sistem nya dual system ya dari Kementerian itu. Jadi pendidikan sistem ganda, jadi memang harus menjalin patner, jadi patner kita setiap jurusan punya patner dan kita berusaha menggandeng perusahaan-perusahan berskala nasional, sehingga nanti proses yang ada di sekolah itu. Serta, diharapkan setelah tamat pun mereka mengetahui bahwa anak-anak kita ini betul-betul sudah siap, sehingga setiap jurusan sudah ada tempatnya,” jelasnya.

“Misal di otomotif sudah banyak, misal dari industri sepeda motor, mobil dan alat berat kita sudah gandeng semua. Kalau tekhnik mesin itu perusahaan-perusahaan industri logam, itu pengelasan, kalau bangunan mulai dari konsultan dan perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi itu kita gandeng, sehingga kita harapkan,” tambahnya.

Dijelaskan dia, ada sejumlah jurusan yang sebelumnya memang sudah terkoneksi. Diantaranya, Tekhnik Sepeda Motor bekerjasama dengan merk tertentu yang sudah diakui tamatannya untuk di level tertentu.

“Setelah mereka tamat mereka langsung bisa dipekerjakan dengan level yang ada di industri itu. Begitu juga yang lain, kita berusaha semaksimal mungkin supaya setiap kompetensi keahlian ada DUDI yang menggandengnya,” jelasnya.

“Beberapa industri ada langsung yang minta ke kita, kita memfasilitasi silakan di tes dan di uji. Baru-baru ini ada 71 siswa kita yang di tes, yang diterima itu hampir 60 an di BPN Provinsi Bengkulu sebagai tenaga survei. Semen Merah Putih juga sudah melakukan tes disini, perekrutannya kita fasilitasi sampai tiga angkatan,” pungkasnya. (ags)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

5 + 20 =