Praperadilan Wilson Dipastikan Gugur

Praperadilan Wilson Dipastikan Gugur

BERBAGI:

Kuasa Hukum “No Comment”

RBO, BENGKULU – Persidangan pembacaan dakwaan terhadap Plt Kepala BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Kota Bengkulu Wilson, SE dimulai Rabu (03/05) kemarin. Menariknya, dalam persidangan tipikor itu juga sebelumnya digelar sidang Praperadilan terhadap terdakwa.

Dalam pantaun Harian RADAR BENGKULU, praperadilan dimulai sekira pukul 12.00 WIB yang dibuka oleh Ketua Hakim Praperadilan Suryana, SH. Selang dua jam kemudian, sekira pukul 14.30 Wib, persidangan tipikor pun dibuka.Sehingga hal inilah menjadi dasar, jika praperadilan yang dilayangkan oleh Made Sukiade, SH dan rekan rekannya kuasa hukum terdakwa akan dipastikan gugur.  Sesuai pasal 82 Ayat 1 huruf d Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 (KUHAP) tentang Wewenang Pengadilan untuk Mengadili. MK (Mahkamah Kontitusi.red) menyatakan, permintaan praperadilan dinyatakan gugur ketika sidang perdana pokok perkara terdakwa digelar di pengadilan.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu I Mades Sudarmawan melalui Kasi Pidsus Kejari Bengkulu Irvon Desvita Putera, SH mengatakan jika keputusan kepastian prapid ada di tangan ketua hakim praperadilan.

“Berdasarkan putusan MK, jika prapid bisa gugur jika perkara sudah dilimpahkan. Namun, gugur atau tidaknya itu wewenang hakim praperadilan itu sendiri. Dalam persidangan nanti, apakah pemohon akan mengajukan replik hingga pembuktian akan kita ikuti. Intinya pembatalan prapid itu putusan Ketua Hakim Praperadilan, tugas kita hanya mengadili. Jika prapid dilanjutkan kita akan siap,” terangnya.

Sementara itu, Made Sukiade, SH kuasa hukum terdakwa dalam persidangan praperdilan menilai dalam pemohonan jika kliennya sudah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 600 juta. “Untuk pengembalian kerugian tidak menghapus pidana, keringanan mungkin ini sesuai Pasal 4 UU Pemberantasan Tipikor. Nanti akan kita buktikan dalam persidangan darimana sumber dana itu,” tambahnya.

Sementara itu, dari pihak kuasa hukum tidak mau berkomentar terkait berjalannya dua persidangan antara persidangan praperadilan dan persidangan pokok perkara. Suryana, SH pun melanjutkan sidang praperadilan pada Jumat (05/05) mendatang.

Dalam persidangan pembacaan dakwaan,  Wilson didakwa oleh ketiga JPU diantaranya Alex Hutahuruk, SH, Bertha, SH dan Daniel, SH  dalam pasal 9 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 tahun  2011 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP. Terdakwa telah melakukan kerugian senilai Rp 598 juta terkait tindakan korupsi program peningkatan dana pengembangan pengelolaan keuangan daerah di BPKAD Kota bengkulu anggaran tahun 2013. Dengan anggaran total sebesar Rp. 1, 083 miliar.

Kuasa Hukum terdakwa pun langsung mengajukan eksepsi. Hingga sekira pukul 15.30 Wib, Kaswanto, SH selaku Ketua Hakim dalam persidangan melanjutkan persidangan dengan pemeriksaan saksi pada Rabu (10/05) mendatang. Persidangan diikuti oleh beberapa pegawai di Pemerintah Kota Bengkulu hingga selesai. (run)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

three × five =