Dewan Desak Cairkan Tunjangan Nonser Guru

Dewan Desak Cairkan Tunjangan Nonser Guru

BERBAGI:

RBO, CURUP – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, Rudi Nasution mendesak agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan segera mencairkan tunjangan non sertifikasi guru yang hingga kini belum jelas kapan dilaksanakan.

Menurut politisi PPP ini tidak ada alasan bagi Dinas tersebut menunda lagi jika ada kendala segera koordinasikan dengan pihak terkait lainnya.”Kita mengharapkan pihak Dinas Pendidikan dapat segera memproses pencairan tunjangan non sertifikasi terlebih karena tunjangan tersebut telah dianggarkan namun terhalang proses pencairan dan berbenturan dengan aturan juklak dan juknisnya,” ungkapnya.

Terpisah, Sekretaris Disdikbub RL, Noprianto, Spd, MM mengatakan proses pencairan untuk triwulan yang terhutang ditahun 2016 lalu terganjal oleh aturan yakni Juknis / Petunjuk teknis pembayaran dari Kementrian keuangan yang belum keluar. Namun, jika juknis tersebut sudah ada, maka akan kita bayarkan.”Kita harapkan semua Guru dapat bersabar dan kejelasan pembayaran tunjangan Guru non sertifikasi ini dapat terlaksana secepatnya sehingga proses pencairan kedepan tidak ada halanga,” jelasnya.

Sementara itu, kepada wartawan, salah satu guru non sertifikasi ditemui, Shatip Guru SMPN 7 Rejang Lebong yang tak lain sebagai koordinator menyampaikan kedatangan Guru Non Sertifikasi ini sebagai upaya mempertanyakan sejauh mana perkembangan nasib 500 an Guru Non Sertifikasi yang hingga saat ini belum menerima tunjangan

“Biasanya dibayar pertriwulan Rp 750 ribu, namun sejak tahun sampai Mei ini kami belum menerimah tunjangan non sertifikasi yang jumlahnya mencapai Rp 12 miliar dan ditafsirkan 4 triwulan ini menelan dana mencapai Rp 3 miliar dan meminta kepada pihak Dinas Pendidikan dan` Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong turut memikirkan nasib guru,” kata Shatif. (gol)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

fourteen + 12 =