Pangdam Tutup TMMD ke 98 Kepahiang

Pangdam Tutup TMMD ke 98 Kepahiang

kepahiang
Ikrok/RBO: Dandim 0409/RL Letkol Kav. Hendra S Nuryahya, menyerahkan berkas TMMD Kepada Bupati Kepahiang.
BERBAGI:

Jaga Semangat Gotong Royong dan Jangan Mudah Terprovokasi

RBO, KEPAHIANG – Program TNI Menunggal Membangun Desa (TMMD) reguler Ke-98 Tahun 2017 di Kabupaten Kepahiang selama 30 hari ditutup langsung oleh Panglima Kodam II/ Sriwijaya Mayjen TNI Sudirman SH MM. Upacara penutupan dilaksanakan di Lapangan PLTA Musi, Kamis (04/05), sekira pukul 09.30 WIB.

Dari pantauan lapangan bersama Pangdam II/Sriwijaya ikut serta dua jenderal bintang satu, Danrem 041/Gamas Bengkulu Kolonel Inf. Andi Muhammad, dan 25 perwira berpangkat Kolonel dan Letkol.

Saat tiba di lokasi upacara penutupan, rombongan disambut langsung oleh Bupati Kepahiang Dr. Ir.Hidayatullah Sjahid, MM, Dandim 0409/RL Letkol Kav. Hendra S Nuryahya, Kapolres Kepahiang AKBP. Ady Savart PS, SH, SIK, Kajari Kepahiang H. Wargo, SH, Sekda Kepahiang Zamzami Zubir, SE, MM, dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kepahiang.

Rombongan juga disambut tarian adat selamat datang. Lalu dilakukan upacara penutupan dengan penyerahan alat kerja dari Satgas TMMD kepada Pangdam II/Sriwijaya dan Penandatangan laporan hasil TMMD antar Bupati kepahiang, Dandim 0409/RL dan Danrem 041/Gamas Bengkulu.

Dalam sambutannya berpesan kepada kepala prajurit TNI dan masyarakat Kabupaten Kepahiang untuk selalu memelihara kebersamaan dan kemunggalan TNI bersama rakyat.

“Jangan mudah terprovokasi yang dapat memecahbelahkan persatuan dan kesatuan bangsa,”kata Pangdam.

Selanjutnya Pangdam juga berpesan agar prajurit TNI dan masyarakat selalu melestarikan semangat gotong royong seperti yang dilakukan selama 30 hari masa TMMD. Karena gotong royong adalah nilai luhur bangsa Indonesia yang diwariskan oleh generasi ke generasi.

“Semoga hasil program TMMD ini bisa dimanfaatkan dan dinikmati oleh masyarakat dalam kurun waktu panjang,”jelas Pangdam.

Hal penting lainnya yang diingatkan Pangdam adalah harus adanya evaluasi terhadap kinerja TMMD. Hal ini diperintahkan kepada Kepala Satgas TMMD. Terakhir pangdam memerintahkan seluruh prajurit yang bertugas kembali kepada satuannya masing.

“Kepala Komandan satuan TMMD, lakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap hasil TMMD untuk dijadikan bahan perbaikan TMMD yang akan datang,”perintah Pangdam.

Dari data yang dipaparkan seluruh pekerjaan TMMD sudah terealisasi 100 persen. Dimana selama 30 hari prajurit TNI dan masyarakat melakukan gotong royong membukan jalan menuju sentral produk di Kelurahan Meringi dan Ujan Mas sepanjang 5 Km Lebar 8 Meter, pembuatan 1 Unit jembatan sepanjang 12 M lebar 4 M, pembuatan Plat Deuker 3 unit ukuran 6 Meter, dan pemasangan gorong-gorong dengan diameter 80 cm sebanyak 7 unit, semua tercapai 100 persen.

Sementara itu, Bupati Kepahiang mengatakan program TMMD ini akan berjalan secara reguler, saat ini tahap pembukaan dan akan dilanjutkan tahap pengerasan yang akan dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Kepahiang dimasa mendatang.

“Sekarang TMMD buka jalan baru, kedepan kami akan lakukan pengerasan, sehingga jalan itu bisa jadi akses ekonomi dan pergerakan masyarakat menuju kesejahteraan,” singkat bupati. (izu)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

ten − one =