Pidana Bagi Penjual Makanan & Kosmetik Ilegal

Pidana Bagi Penjual Makanan & Kosmetik Ilegal

164
BERBAGI
ADIT/RBO: BPOM Bengkulu menyita kosmetik yang mengandung bahan berhaya dan beredar luas di pasar.

Sudah 8 Perkara Ke Meja Hijau BPOM Bengkulu Selalu Patroli

RBO, BENGKULU – Perlu diingat bagi pedagang kosmetik ilegal dan pedagang makanan “nakal” penjual makanan takjil di bulan Ramadan. Bila ketahuan menjual barang ilegal dan mencampurkan bahan bahaya pada makanan akan diproses hukum pidana.

“Ini peringatan bagi pedagang. BPOM Provinsi Bengkulu akan selalu patroli dan mengecek para pedagang. BPOM ini tugasnya mengecek ke lapangan dan melakukan pembinaan kepada penjual yang curang. Ada beberapa kali pembinaan yang kita lakukan, namun bila dalam pembinaan tidak berhasil dan penjual kembali mengulangi perbuatannya dan disertai bukti, maka kami akan memprosesnnya ke ranah hukum melalui pihak berwajib. Dan ini tidak main-main, sudah ada delapan perkara ditahun 2016 yang naik ke pengadilan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” tegas Kasi Pemeriksaan dan Penyidikan BPOM Provinsi Bengkulu, Syafrudin T saat jumpa pers terkait hasil penertiban kosmetik ilegal (6/5) di kantor BPOM.

Disisi lain, BPOM Bengkulu baru-baru ini berhasil mengamankan ribuan kosmetik ilegal di tiga tempat yakni Kota Bengkulu, Kepahiang dan Rejang Lebong.

“Kosmetik ilegal ini mengancam kaum perempuan. Banyak sekali kita temukan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya dan tidak memiliki legalitas misalkan saja tanpa izin edar dan lain-lain. Dari hasil penertiban kosmetik ilegal itu kita amankan sebanyak 201 item dengan 3.149 pcs dengan total nilai barang tersebut Rp 52 juta,” katanya. (ae2)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

18 − 4 =