Sebelum Tetapkan Calon Walkot, PKS Gelar PUI Dulu

Sebelum Tetapkan Calon Walkot, PKS Gelar PUI Dulu

BERBAGI
IWAN/RBO: Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, H. Sujono SP, M.Si
BERBAGI:

Hasilnya Nomor 1 atau 2 Tak Jadi Soal 

RBO, BENGKULU – Dalam Pilwakot Bengkulu mendatang, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan dapat mengusung kader sendiri, baik sebagai calon walikota ataupun wakil walikota. Demikian disampaikan Ketua DPW PKS Provinsi Bengkulu, Sujono, SP, M.Si

Menurutnya, untuk mengusung kader sendiri, ada beberapa tahapan yang dilakukan. Seperti survei hingga ke Pemilihan Umum Internal (PUI) PKS. “Dalam PUI ini nantinya, beberapa kader yang akan maju Pilwakot akan dipilih layaknya Pemilu. Tapi hanya ditingkat internal saja, dengan mata pilih pengurus-pengurus PKS,” kata Sujono, Senin (8/5).

Hanya saja, lanjut Sujono, PUI tidak hanya berlaku bagi kader PKS yang ingin maju saja. Tetapi non kaderpun nantinya juga akan dipilih dalam PUI. “Hasil dari PUI itu dilakukan perangkingan. Besar kemungkinan siapa peraih suara terbanyak, barulah kita berikan dorongan untuk maju dalam Pilwakot,” kata Sujono.

Dikatakan Sujono siapa-siapa saja nantinya yang akan dipilih dalam PUI, juga tergantung dengan hasil survei. Baik hasil survei tahun lalu ataupun hasil survei bulan depan. “Ada beberapa kader kita yang sejauh ini berpotensi maju dalam Pilwakot. Yakni Sefty Yuslinah, A. Zarkasih dan Nuharman. Namun untuk siap nantinya yang didorong, kita tunggu hasil survei dan PUI,” terangnya.

Lebih jauh dikatakannya, yang jelas langkah-langkah ini dilakukan supaya PKS bisa mengusung kader sendiri dalam Pilwakot mendatang. “Memang kita tidak menargetkan harus menjadi nomor 1, jadi nomor 2 pun tak jadi persoalan. Tapi kita berharap bisa mengusung kader sendiri. Terlebih di DPRD Kota kita memiliki 4 kursi,” demikian Sujono. (idn)