Bupati BS Tak Hadiri Verifikasi Titik Koordinat

Bupati BS Tak Hadiri Verifikasi Titik Koordinat

BERBAGI
BERBAGI:

Tabat Seluma Vs Bengkulu Selatan (BS) Panas

RBO, SELUMA – Polemik tapal batas (Tabat) antara kabupaten Seluma dengan eks kabupaten Induk memanas. Ini setelah kedua belah pihak masih bersikukuh mempertahankan wilayah masing-masing klaim.

Kemarin, untuk mencari penyelesaian itu, tim yang melibatkan pemerintah kedua belah pihak dan dihadiri perwakilan tim verifikasi tabat Seluma – BS dari Pemprov Bengkulu Dedi Junaidi.S, dan 6 anggota utusan pemprov lainnya melaksanakan verifikasi titik Koordinat tapal batas.

Dari Pihak kabupaten Seluma dihadiri langsung Bupati Seluma H. Bundra Jaya SH.MH, Sekda Seluma Irihadi S,Sos., M,Si. Beserta staf dan tim verifikasi batas daerah antara lain, Asisten 1 Mirin Ajib, SH,MH Camat Semidang Alas dan Semidang Alas Maras, Perwakilan kantor BPN Seluma, TNI/POLRI, tokoh masyarakat, sejumlah kades dan pihak terkait. Namun sayang, dipihak pemerintah kabupaten Bengkulu Selatan, tidak dihadiri bupati. H. Dirwan Mahmud, SH, dan hanya diwakilkan oleh Asisten 1, Kabag Protokol, Perwakilan BPN, Camat Pino Raya, perwakilan TNI/POLRI, sejumlah kades dan tokoh masyarakat dan sejumlah pihak terkait.

Kendati tanpa kehadiran bupati BS, pelaksanaan  verifikasi tapal batas tetap berjalan dengan mengecek kedua titik masing masing versi batas daerah yang di laporkan kepada Mendagri.

Sekda Seluma Irihadi S. Sos. M.Si mengungkapkan pihaknya tetap akan memperjuangkan status batas wilayah, sesuai dengan batas awal kabupaten Seluma dimekarkan. “Hanya ada perwakilannya asisten saja yang datang. Kami tetap berpedoman dengan dasar dan hasil kesepakatan pemekaran, serta keputusan atas kemenangan sidang MK tahun 2013 lalu,” ujar Sekda Seluma, Irihadi S. Sos. M.SI, kemarin.

Pada verifikasi titik koordinat, juga sempat terjadi dialog antara ke dua utusan dengan ditengahi oleh tim Tabat dari provinsi.

Kabupaten Bengkulu Selatan  mengklaim bahwa batas wilayah dijembatan Air Maras sedangkan Kabupaten Seluma mengklaim batas daerah berada diantara desa Serian Bandung kecamatan Semidang Alas Maras dengan Desa Selali Kecamatan Pino Raya.

Situasi sempat memanas berlangsung sesaat setelah Warga Pino membawa spanduk bahwa Tabat Seluma – BS Batas Alam Harga Mati, kedua daerah mempunyai versi batas masing – masing, akhirnya diambil kesimpulan bahwa tim Tabat provinsi akan memverifikasi batas versi dua daerah.

“Tim verifikasi tabat Seluma – BS sebagai penengah antara kedua belah pihak nantinya akan membawa hasil verivikasi ini ke Pemerintah Provinsi untuk dilakukan rapat dan selanjutnya diserahkan ke Kemendagri,” kata tim verifikasi tabat dari pemerintah provinsi Bengkulu, Dedi Junaidi. (One)