Erna: Semua Aspirasi Masyarakat Saat Reses Ditindaklanjuti

Erna: Semua Aspirasi Masyarakat Saat Reses Ditindaklanjuti

113
BERBAGI
DPRD Kota Bengkulu
ARI/RBO: Kegiatan reses DPRD Kota Bengkulu menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarkaat Kota Bengkulu.

Termasuk Usulan Naik Gaji RT

RBO,BENGKULU – Pelaksanaan reses DPRD Kota telah memasuki hari ke empat. Reses akan berlangsung hingga Sabtu mendatang. Sejumlah dewan kota telah menampung aspirasi dari masing masing konstituennya. Seperti Rabu dan Kamis kemarin, Ketua DPRD Kota Erna Sari Dewi dan Rena Anggraini telah menggelar reses di Kelurahan Pematang Gubernur dan kecamatan Teluk Segara. Kemudian, Ketua komisi 1 DPRD Kota Hj Mardiyanti, SH, Sandi Bernando, Sutardi, Nazarudin serta Wien Zafitra Ruslan juga gelar reses dikecamatan yang sama. Terpantau pula, Reni Heryanti, Suimi Fales, Hamsi, Zulaidi, Minharsii serta Waka 2 dan Rafika juga tuntas gelar reses. Begitupun Iswandi Ruslan, Baidari, Awaludin juga telah mencatat semua aspirasi masyarkaat.

“Hingga Sabtu nanti masih ada reses, Jumat ini Elvin Yanuar dan Sabtunya Indra Sukma akan gelar reses,” sampai staf sekretariat DPRD Kota.

Terkait hal ini, Erna Sari Dewi menyampaikan bahwa benar sejumlah pertanyaan masyarakat saat reses sangat beragam, mulai dari soal Infrastruktur, Kesehatan, bidang pendidikan sampai soal ekonomi. Semuanya itu kata Erna sudah tercatat dan akan dijadikan bahan untuk penganggaran di APBD selanjutnya.

“Begitupun juga soal kenaikan gaji RT juga dipertanyakan saat reses, kita akan lihat apakah kemampuan keuangan daerah bisa memenuhi usulan itu. Jika mampu, kenapa tidak nanti akan diakomodir keinginan para ketua RT tersebut,” sampai Erna.

Terpisah Hj Mardiyanti menyampaikan pula bahwa persoalan kesetaraan dunia pendidikan di Kota Bengkulu juga akan jadi perhatian, anggaran dibidang pendidikan sudah memenuhi ketentuan dari pemerintah pusat.

“Tinggal lagi pemerataan perhatian untuk setiap sekolah, itu semua kita akan bantu untuk menindaklanjuti,” sambung Mardiyanti.

Terpisah Suimi Fales menyampaikan bahwa untuk persoalan persoalan yang berkaitan dengan kinerja eksekutif yang dianggap masyarakat belum maksimal, akan ditindaklanjuti dengan dilakukannya pemanggilan terhadap OPD terkait. Semisal, ada masyarakat mengeluhkan pelayanan OPD yang tak maksimal, maka pihak dewan melalui komisi tertentu akan melakukan teguran.

“Saat reses di kecamatan Ratu Agung memang ada juga masyarakat yang mewakili RT mempertanyakan soal wacana kenaikan gaji RT. Disitu saya jelaskan, bahwa saya sejatinya sudah 17 tahun jadi ketua RT dan 7 Tahun jadi ketua RW. Jadi saya tahu apa yang dirasakan kawan kawan RT. Untuk itu, jika memungkinkan anggaran kita ini, maka bukan tidak mungkin kedepan gaji mereka akan ditingkatkan dari saat ini, kabarnya baru Rp 250 ribu perbulan. Kita akan bahas ditingkat penganggaran,” sambung Dia. (lay)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

ten + eight =