Wartawan Berkejaran dengan Saksi Enggano

Wartawan Berkejaran dengan Saksi Enggano

BERBAGI:

RBO, BENGKULU – Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu terus memanggil saksi terkait kasus pembangunan Jalan di Pulau Enggano tahun 2016 degan total anggaran Rp 17,5 Miliar APBD Provinsi Bengkulu. Jalan itu sepanjang 6 kilo dengan indikasi pengurangan volume pengerjaan Jalan dan mar up ongkos kirim marterial. Rabu kemarin, (10/5) giliran Direktur Utama (Dirut) PT Gamely Alam Sari Lie En Jun yang mengerjakan proyek tersebut saat keluar dari ruang pemeriksaan Penyidik Kejati kejar-kejaran dengan sejumlah wartawan.

Data yang terhimpun Jurnalis RADAR BENGKULU Lie En Jun tiba di Kejati sekira pukul 09.00 WIB Pagi dan keluar dari ruangan pemeriksaan Penyidik sekira pukul 11.30 WIB. Menariknya, ketika dirinya keluar dari ruang pemeriksaan langsung ngumpat dan menghindarai sejumlah awak media yang pada saat itu pengin konformasi terkait kedatangan dirinya. Namun dia enggan memberi komentar apa-apa. Dirinya langsung lari dan bergegas menuju mobilnya dan langsung tancap gas dan tak memberi komentar apa-apa terkait kedatangannya ke Kejaksaan itu.

Kajati Bengkulu Sendjun Manulang SH, MH melalui Kasi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Ahmad Fuadi SH, membenarkan adanya kedatangan Dirut PT Gamely Alam Sari itu. Kedatangan Lie En Jun untuk memenuhi panggilan tim Penyidik dan diperiksa sebagai saksi dalam pembangunan Jalan di Pulau Enggano itu.

“Sejumlah saksi yang dipanggil Penyidik itukan untuk dimintai keterangan. Orang yang dipanggil itukan orang yang terlibat dalam pembangunan Jalan itu,” pungkas Fuadi. (Ide)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

17 − ten =