Waspada! Intoleransi dan Radikalisme Serang Pelajar

Waspada! Intoleransi dan Radikalisme Serang Pelajar

rumah Bung Karno
WAWAN/RBO: Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani bersama Mendikbud Prof Dr Muhajir Effendi, M.A.P, saat berkunjung ke rumah Bung Karno.
BERBAGI:

Puan: Seluruh Sekolah Agar Pasang Lambang Pancasila

RBO, SELUMA – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani menilai pergerakan kelompok intoleran dan aliran radikal di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Bahkan, pergerakannya sudah mulai menyerang anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah.

“Sekarang ini bagaimana semua elemen bangsa untuk bergotong royong mengembalikan bahkan membangkitkan Pancasila untuk diimplimentasikan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya saya meminta kepada Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan paling tidak mengharuskan semua sekolah dari jenjang SD hingga perguruan tinggi memasang gambar Pancasila beserta sila-silanya dan semua pihak untuk mengajarkan rasa cinta tanah air, persatuan dan kesatuan,” ujar Puan Maharani, usai apel bersama memperingati hari Pendidikan Nasional dan menyerahkan bantuan kepada sejumlah sekolah dan penyerahan KIP (Kartu Indonesia Pintar) serta mobil Bioskop Sekolah di Seluma, Senin (15/5), kemarin.

Dikatakan Putri mantan Presiden Megawati ini, Pemerintah melalui kementerian terkait di bawah koordinasi Menkopolhukam telah mengkaji terhadap seluruh ormas atau organisasi lainnya yang menolak dan bertentangan dengan dasar negara Pancasila.

“Namun dibidang yang ada di bawah koordinasi saya seperti menteri pendidikan, kesehatan dan yang lain itu juga harus dilakukan pencegahan. Apakah pihak kementerian tersebut sudah terfiltrasi atau belum. Jadi sebelum melihat ke luar, kita juga harus melihat ke dalam,” terangnya.

Persoalan ancaman gerakan intoleransi dan aliran radikal menurut Puan Maharani, bukan hanya persoalan pemerintah saja, melainkan semua pihak  dengan harus bergotong royong dari semua elemen bangsa.

“Saat ini masalah ini menjadi perhatian serius bagaimana menjadikan bangsa ini tetap menjadi NKRI, dengan mengedepankan akhlak, budi pekerti, moral, pendidikan¬† dan agama” katanya. (One)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

eleven − six =