Kasus Enggano, Andi Kembali Dipanggil

Kasus Enggano, Andi Kembali Dipanggil

BERBAGI:

 

RBO, BENGKULU – Tampaknya tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu terus menggali kasus dugaan korupsi pembangunan Jalan di Pulau Enggano tahun 2016 dengan anggaran 17,5 Miliar itu. Pasalnya Selasa kemarin, (16/5) Penyidik periksa dua saksi sekaligus yaitu, Mantan Kepala Dinas PU Provinsi selaku Pengguna Anggaran (PA), dan mantan Kabid Bina Marga Samsul selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam pembangunan proyek itu.

Data yang terhimpun Jurnalis RADAR BENGKULU kedua saksi tersebut tiba di Kejati dengan jam yang sama sekira pukul 09. 00 WIB Pagi hari. Namun kedua saksi tersebut diperiksa dengan ruang yang berbeda.

Mantan Kadis PU Provinsi Bengkulu Andi Rosliansyah saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya mengakui bahwa kedatangannya ke Kejaksaan untuk memenuhi panggilan Penyidik dan dirinya diperiksa sebagai saksi dalam pembangunan jalan tersebut.

“Saya diganti menjadi Kadis PU Maret 2016 dan kontrak pembangunan Jalan itu ya memang saya. Untuk pelaksanaannya terus berjalan hingga proyek itu selesai,” terangnya seusai pemeriksaan kemarin.

Dia mengatakan, memang kalau pembangunan di tahun 2015 dirinya enggan berkomentar apa-apa. Dia hanya mengatakan dirinya dipanggil hanya kasus pembangunan Jalan tahun 2016.

“Kalau pembangunan di tahun 2015 saya tidak tahu. Saya diperiksa hari ini (Kemarin red) tahun 2016 kalau yang lain saya tidak tahu,” pungkasnya.

Terpisah Kajati Bengkulu Sendjun Manulang SH, MH melalui Kasi Penkum Ahmad Fuadi SH, membenarkan, memang kemarin Penyidik kembali memanggil saksi terkait kasus pembangunan Jalan Lapen di Pulau Enggano di tahun 2016 itu.

“Hari ini dipanggil 2 orang saksi sekaligus untuk dimintai keterangan. Supaya kasus ini cepat menemukan titik terangnya. Penyidik tidak akan berhenti memanggil saksi terkait kasus ini, mulai dari tim pengawas kontraktornya, semuanya akan dipanggil untuk dimintai keterangan,” beber Fuadi. (ide)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

10 + 6 =