BLH Ingatkan Tambang Reklamasi dan Reboisasi

BLH Ingatkan Tambang Reklamasi dan Reboisasi

BERBAGI:

RBO, BENTENG – Badan Lingkungan Hidup (BLH) kembali mengingatkan kewajiban perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) melaksanakan reklamasi dan reboisasi. Reklamasi wajib dilakukan di bekas galian tambang, sedangkan reboisasi wajib dilakukan tambang seluas lahan yang dipinjam pakai.

“Dalam perjanjian kerjasama sebelum membuka usaha, pihak tambang sudah diwajibkan melakukan reklamasi lahan yang sudah dipakai. Nah reboisasi wajib dilakukan seluas areal yang dipakai, namun mengenai lahannya bisa di Benteng ataupun di luar Benteng,” kata Kepala BLH, Hendrich Oktober.

Dia menambahkan dalam waktu dekat pihaknya bersama BKSDA akan melakukan Sidak ke beberapa lokasi tambang untuk memastikan reklamasi sudah dilakukan. Reklamasi wajib dilakukan perusahaan bukan saja sebagai tanggung jawab perusahaan, namun juga menjadi intruksi dari kementrian. “Kami akan lakukan peninjauan, bagi yang belum mereklamasi akan kami tindak sebagaimana aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan reklamasi atau reboisasi yang dilakukan harus menggunakan kayu-kayuan yang direkomendasikan dinas kehutanan provinsi. Jadi, menurutnya reklamasi tidak asal dilakukan, namun harus dalam pengawasan, baik itu dari kayu yang ditanam maupun cara menanam. “Kayu yang direkomendasikan bisa berupa bambang lanang, sengon maupun mahoni, jadi tidak asal tanaman yang ditanam disebut reklamasi,” ujarnya. (tan)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

fourteen − 11 =