Walikota Minta Bulog Periksa Rastra Sebelum Didistribusikan

Walikota Minta Bulog Periksa Rastra Sebelum Didistribusikan

109
BERBAGI
H. Helmi Hasan SE

RBO, BENGKULU – Adanya temuan Beras PraSejahtera (Rastra) yang diterima masyarakat penerima manfaat, tepatnya di RT 25 Kelurahan Kandang Kota Bengkulu, dalam penyaluran perdana setelah lima bulan belum diterima, diduga kualitasnya belum baik, diminta pihak Bulog Devisi Regional (Divre) Bengkulu sebagai operator, agar dapat segera menggantikan beras tersebut dengan yang lebih layak lagi. Pernyataan tersebut diungkapkan Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan, SE.

Selain itu, Walikota juga meminta, sebaiknya pihak Bulog sebelum menyalurkan Rastra kepada penerima manfaat, khususnya di Kota Bengkulu agar terlebih dahulu diperiksa kondisinya.

Sehingga ada jaminan Rastra yang diterima tidak seperti yang dikeluhkan masyarakat.

“Pemkot akan ingatkan pihak Bulog agar tidak meneruskan pembagian Rastra yang diduga kualitasnya belum baik. Mengingat hal demikian jelas merugikan masyarakat penerima manfaat, khususnya di Kota Bengkulu,” ungkap Walikota H. Helmi Hasan, kemarin (20/5).

Disamping itu Walikota juga meminta masyarakat penerima manfaat di Kota Bengkulu agar selektif dalam penerima Rastra dan jika kualitas yang diterima tidak baik, sebaiknya dikembalikan kepada Bulog.

Menyikapi temuan itu, kita juga akan lakukan cek dan ricek ke Bulog nantinya. Apakah benar atau tidaknya Rastra yang diberikan memang belum layak untuk dikonsumsi,” terangnya.

Sementara itu secara terpisah, Anggota DPRD Kota Bengkulu, Indra Sukma ketika ditanyai menyikapi temuan Rastra yang diterima masyarakat penerima manfaat, ada kutu, ada kerikil dan banyak debu, juga meminta pihak Bulog untuk menarik beras tersebut, dan menggantinya dengan yang lebih layak lagi.

“Kita memahami maksud keterangan dari pihak Bulog bahwa beras tersebut mungkin karena lama tersimpan di gudang, sehingga tidak diketahui telah mengandung ulat dan kutu. Tapi kita dari pihak legislatif juga mendesak pihak Bulog agar mengganti beras tersebut, karena ini program nasional,” jelasnya.

Kendati demikian Anggota DPRD dari Fraksi PAN ini juga mengharapkan, temuan yang sama agar tidak terjadi kembali. Mengingat apabila beras tersebut berulat dan berkutu, ketika dimakan masyarakat bukannya justru menyehatkan, malahan akan membuat sakit.

“Kita harapkan pihak Bulog Bengkulu lebih selektif lagi kedepan dan masalah ini tidak sampai berulang kembali di masa mendatang. Jika kembali ditemukan sebaiknya dibalikan dan meminta gantinya yang baru,” tutupnya. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

11 + two =