Penimbun dan Naikkan Harga Sembako Ditindak

Penimbun dan Naikkan Harga Sembako Ditindak

Kapolda Bengkulu
BERBAGI:

RBO, BENGKULU – Kapolda Bengkulu Brigjen Pol.Choky Manurung, SH, M.Hum menegaskan, pihaknya akan menindak tegas siapa saja, baik distributor maupun pedagang yang berbuat curang dengan menimbun sembako untuk keperluan bulan puasa dan lebaran.

Seperti diketahui, tiap menjelang hari-hari besar, harga-harga kebutuhan pokok melambung. Tidak dipungkiri bila hal itu terjadi, karena ada pihak-pihak yang mengeruk keuntungan pribadi di tengah kebutuhan masyarakat yang meningkat.

“Ada tim untuk mengawasi kondisi di lapangan guna mencegah penimbunan,” tegasnya, kemarin (22/5).

Ditambahkan, pengawasan tersebut sudah rutin digelar dalam rangka menciptakan kondusivitas.

“Peredaran gas 3 kg juga kita awasi. Jangan sampai masyarakat kesulitan menemukannya. Kalau ketahuan ada penimbunan pasti ditindak tegas,” jelasnya.

Sementara itu, untuk memudahkan polisi dalam melakukan tindakan, ia minta kerja sama masyarakat untuk melaporkan segera bila menemukan pihak-pihak yang sengaja menyelewengkan dan menimbun sembako dan gas.

Ini Daging Murah, Halal Rp 80 Rb/Kg

Mau daging murah berkualitas dan halal? Silakan beli di Perum Divre Bulog Regional Bengkulu. Kini sudah disiapkan total 10 ton daging kerbau beku asal India. Daging kerbau tersebut untuk memenuhi peningkatan kebutuhan daging masyarakat saat bulan puasa Ramadan dan Lebaran tahun ini (2017-red) yang tinggal menghitung hari di 10 kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

Dijelaskan, Kepala Perum Divre Bulog Regional Bengkulu, Subali Agung Gunawan, kebutuhan masyarakat akan daging bakal melonjak saat bulan puasa Lebaran nanti. Kebutuhan tersebut harus diimbangi dengan pasokan agar harga tidak melambung.

“Sekarang stoknya baru ada 2,5 ton, nanti stok nya akan ditambah hingga 10 ton, daging kerbau semua,” jelasnya saat konfrensi pers dengan MUI Provinsi Bengkulu dan Polda Bengkulu terkait distribusi daging murah beku asal India, kemarin (22/5).

Disisi lain, harga daging kerbau yang dijual nantinya di bawah rata-rata harga pasar sekarang ini.

“Harganya pasti di bawah pasar, karena sekarang ini kami amati daging sekarang ini masih di kisaran Rp 120 ribu/kg. Untuk harga daging kerbau beku asal India ini hanya Rp 80 ribu/kg. Dengan ini mudah-mudahan masyarakat Bengkulu bisa mendapatkan alternatif lah terkait dengan harga daging,” bebernya.

“Daging kerbau India ini teksturnya hampir sama dengan daging fresh, teksturnya agak besar-besar dan lembut, jadi sesuai lah dengan karakteristik masyarakat di Sumatera khususnya di Bengkulu ini. Daging kerbau impor ini beda dengan kerbau kita, kita ini kan rata-rata kerbau kerja, mungkin teksturnya agak sedikit keras, kalau yang kita ini dagingnya lembut,” tegasnya.

Ditambahkan, untuk pasokan gula hingga beras, ia memastikan semuanya aman pada saat bulan Ramadan dan Lebaran.

Sementara itu, Ketua MUI Provinsi Bengkulu Prof.Dr.H.Rohimin mengatakan, daging kerbau beku yang diimpor dari India tersebut sudah diuji kehalalannya, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat muslim di Bengkulu.

“Konsep dalam Islam kehalalan dan kebaikan (halalan toyiban) harus ada. Daging beku asal India ini sudah ditelusuri oleh tim MUI, jadi halal dan ada sertifikat penyembelihan sesuai dengan aturan dalam Islam,” jelasnya.

Sementara itu, agenda konfrensi pers kemarin juga dihadiri oleh Kapolda Bengkulu BrigjenPol.Choky Manurung, Kepala BI Perwakilan Bengkulu Endang Kurnia, dll. (ags)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

2 + 14 =