Tunggakan Pengguna BPJS di Wilayah Bengkulu Masih Tinggi

Tunggakan Pengguna BPJS di Wilayah Bengkulu Masih Tinggi

BERBAGI
BERBAGI:

RBO,BENGKULU – Banyaknya peserta yang menunggak membayar iuran di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS ) menjadi salah satu kendala bagi BPJS Kesehatan Provinsi Bengkulu. Karena jumlahnya pun mencapai miliaran rupiah.

Menurut Kepala Unit Hukum Komunikasi Publik dan Kepatuhan BPJS Bengkulu, Riska Aprilia saat ditemui RADAR BENGKULU dikantornya kemarin, saat ini pengguna BPJS untuk wilayah Bengkulu terhitung sebanyak 7.803.390 peserta. Untuk pengguna mandiri sudah mencapai 148 ribu 400 jiwa.

‘’Untuk tunggakannya, terhitung besar. Yaitu Rp 35.065.407.030 Miliar. Ini untuk wilayah Cabang Bengkulu. Tunggakan terbesar berasal dari peserta mandiri,” ujar Riska Aprilia.

Alasan yang membuat pengguna BPJS menunggak, paparnya, adalah kurang pahamnya meknisme pembayaran dan juga pengguna yang belum pernah menggunakan kartu BPJS, tetapi mereka terdaftar mereka belum mau membayarnya karena dianggap belum pernah menggunakannya.

Pihak BPJS sendiri sudah melakukan upaya agar para pengguna kartu yang menunngak bisa melunasi tagihannya. Upaya yang dilakukan pihak BPJS seperti menghubungi pengguna BPJS melalui via telepon, sms, sms getway dan program Kader JKN/KIS.

Untuk memudahkan pengguna BPJS membayar tagihan, pihak BPJS sendiri sudah bekerja sama dengan beberapa pihak. Seperti Bank, Kantor Pos, Indomaret, dan Pos V.

“Kami menghubungi pengguna BPJS via telpon, sms dan via program Kader JKN/KIS untuk pelunasan tunggakan di wilayah Bengkulu. Untuk memudahkan pengguna untuk membayar, pihak BPJS sendiri sudah bekerja sama Bank, Kantor Pos, Indomare,” tambah Risca.

Harapan dari pihak BPJS agar setiap pengguna layanan BPJS bisa mengansuransikan kesehatan mereka. Karena kesehatan itu penting dan tak ternilai harganya. ( Mg-09 )