Tradisi ‘Balimau’ Masih Bertahan

Tradisi ‘Balimau’ Masih Bertahan

198
BERBAGI

Huda: Saya Bangga

RBO, MUKOMUKO – Sebagian masyarakat Kabupaten Mukomuko masih mempertahankan tradisi mandi limau atau dikenal ‘balimau’. Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, Rasita, S.Pd. menjelaskan, ‘balimau’ merupakan tradisi turun menurun yang sampai sekarang masih ada yang mempertahankan tradisi tersebut. Balimau sendiri bermakna ‘mandi bersih’ menyambut bulan suci Ramadan. Dulu orang mandi balimau memakau jeruk nipis atau jeruk purut yang sudah direbus dalam batang bambu muda.

“Balimau itu tradisi, menurut cerita yang saya dengar, mandinya disungai-sungai (Manjuto dan Selagan) secara bersama,” ujarnya.
Ia berharap, diera sekarang ini, jangan sampai tradisi yang cukup sakral dimata budaya masyarakat Mukomuko itu tercoreng oleh kelakuan yang kurang baik khusunya pemuda pemudi. Katanya, alangkah baiknya tradisi tersebut tetap memperhatikan faidah-faidah agama dan kebudayaan yang berlaku.

“Mandinyakan ditempat terbuka, di sungai, saya khawatir dan jangan sampai terjadi momen itu malah menjadi kesempatan bagi oknum melakukan hal negatif, misalkan remaja atau pemuda dan pemudi yang bukan muhrim mandi berdekatan dan lagi pakaian mandi khususnya perempuan dikhawatirkan tidak berpakaian sopan,” beber Rasita.

“Lakukanlah tradisi itu, selayaknya dahulu, sebuah penyambutan bulan suci ramadan dalam arti kita siap melaksnakan puasa dengan khusuk dan sebaik mungkin,” harapnya.

Ditempat terpisah, Bupati Mukomuko, Choirul Huda, SH, mengaku bangga kepada masyarakat yang masih mempertahankan tradisi ‘balimau’ tersebut.

“Kalau nanti saya ada kesempatan dan ada undangan mungkin saya ikut balimau,” kata Huda.

Meskipun begitu, ia mengimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan mandi balimau untuk tetap menjaga keselamatan keluarga.

“Bagi yang akan mandi balimau harus menja keselamatan khususnya anak-anak. Jangan terlampau ketengah takutnya arus sungai naik pada saat mandi,” singkat Huda. (sam)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

3 + four =