Dari Depan Mapolda Bengkulu, KAMMI Tuntut Kapolri-Presiden

Dari Depan Mapolda Bengkulu, KAMMI Tuntut Kapolri-Presiden

Ronal/RBO: Aksi Mahasiswa Saat Melakukan Tuntutan Didepan Mapolda Bengkulu kemarin.
BERBAGI:

RBO, BENGKULU – Puluhan massa yang mengatas namakan KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) melakukan aksi di depan Mapolda Bengkulu, kemarin Jumat (26/05). Sekira pukul 09.00 Wib pagi, puluhan massa melakukan perjalanan menuju Polda Bengkulu dari kawasan Kelurahan Hibrida. Pihaknya melakukan aksi menyikapi permasalahan yang terjadi di Indonesia.

Dalam aksinya, meminta agar tidak melakukan tebang pilih dalam aksi demonstrasi pada Rabu (23/05) lalu. Menurut pihaknya, jika aparat Polri sangat represif dalam membubarkan aksi damai KAMMI di Jalan Merdeka Selatan Jakarta. “Namun, jika pihak Ahok yang melakukan demikian, seolah olah ada yang berbeda dalam penanganan. Kita merasa ada tebang pilih,” ungkap Koordinator Lapangan Muhammad Sobri.

Diketahui, jika Ketum PP KAMMI pada saat aksi itu pun diamankan oleh aparat hukum. Bahkan dalam tuntutan mereka membeberkan jika Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Suyudi Ario Seto membubarkan aksi itu dengan kekerasan. “Padahal beberapa saat sebelumnya, koordinator aksi sudah sepakat dengan pihak aparat di lapangan untuk menutup aksi massa dan salat magrib berjamaah,” tambahnya.

Terdapat lima tuntutan dalam aksi itu ditujukan untuk Kapolri Jendral Tito Karnavian hingga Presiden Joko Widodo.

1. Mengecam tindakan represif aparat kepolisian terhadap aksi unjuk rasa mahasiswa.

2. Copot Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Suyudi Ario Seto dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan

3. Tegakan hukum berkeadilan tanpa tebang pilih.

4. Minta Kapolda Bengkulu menyampaikan tuntutan KAMMI kepada Kapolri.

5. Jika sampai tuntutan tidak dipenuhi maka KAMMI akan melakukan aksi yang lebih besar ke istana untuk meminta Presiden mencopot Kapolri.

Sementara itu, aksi selesai setelah diterima oleh Kapolres Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta, S.Ik selang beberapa puluh menit kemudian. Massa pun meninggalkan Mapolda Bengkulu dengan tertib. (run)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

seventeen − 1 =