Dewan Minta Evaluasi Kinerja OPD

Dewan Minta Evaluasi Kinerja OPD

BERBAGI:

Serapan Anggaran Masih Rendah

RBO, BENGKULU – Hingga menjelang pertengahan tahun anggaran 2017 ini realisasi anggaran pemerintah Provinsi Bengkulu belum mencapai 20 Persen. Hal ini terlihat dari masih minimnya sejumlah proyek anggaran yang berjalan dan selesai di lelang.

Kepala ULP Provinsi Bengkulu Kusnadi SIP mengatakan, jika melihat kondisi Lelang Peroyek, maka anggaran yang terserap masih di bawah 20 Persen. “Kan baru beberapa saja peroyek yang sudah lelang. Mungkin kalau realiasai anggaran masih 18 hingga 19 Persen ,” ungkap Kusnadi.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua I DPRD  Provinsi, H. Edison Simbolon S.Sos, M.Si  meminta agar Gubernur Bengkulu mengevaluasi kinerja dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar yang realisasi anggarannya masih sangat minim.

“Ini bahaya. Masa sudah bulan 5 realisasi anggaran masih di angka 18 Persen,” kata Edison.

Selanjutnya dia mengatakan, jika ini dibiarkan, maka rencana pembangunan di Provinsi Bengkulu tidak akan tercapai. “Saya yakin kalau masih begini, maka anggaran kita tidak mencapai 50 persen terserap berarti kita gagal ,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Suharto SE, MBA yang merupakan Wakil Ketua II DPRD Provinsi dia mengatakan jika kondisi ini dibiarkan, maka Provinsi Bengkulu terancam akan kembali mendapat sanksi dari Pemerintah Pusat dengan penarikan anggaran.”Anggaran yang kemarin belum kembali semua, ini kondisi anggaran kita kembali mengkhawatirkan. Saya meyakini kalau tidak ada yang berubah maka tahun ini anggaran kita ditarik pusat lagi,” tambahnya. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

4 × two =