Budaya dan Karakter Masyarakat Perlu Diubah

Budaya dan Karakter Masyarakat Perlu Diubah

Mohammad Saleh
BERBAGI:

Kata Mantan Ketua DPD RI

RBO, BENGKULU – Mantan Ketua dan Kini Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI, Mohammad Saleh mengatakan, persoalan terkait percepatan pembangunan di Provinsi Bengkulu ini juga diakibatkan budaya dan karakter masyarakat Bengkulu yang kurang baik dalam memanfaatkan bantuan dari pemerintah pusat.

Dirinya mengungkapkan, banyaknya bantuan yang dikucurkan oleh pemerintah pusat kepada masyarakat Bengkulu, tidak efektif dan efisien, hal tersebut dapat membuat macetnya pembangunan maupun kesejahteraan masyarakat di Provinsi Bengkulu.

“Kalau kita sama-sama cek, sangat banyak bantuan pemerintah pusat ke desa-desa. Kita kadang sangat malu, melihat banyaknya bantuan dari kementerian kepada masyarakat Bengkulu tersebut, namun tidak efisiensi dan tidak dikelola dengan baik,” ungkap M.Saleh saat di Bengkulu Jumat (26/5).

Atas hal itu, dirinya meminta kepada pemerintah daerah agar dapat melakukan evaluasi dan monitoring atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat tersebut, jangan sampai hanya mementingkan bantuan sudah tersalurkan dan adminsitrasinya selesai saja.

“Perlu evaluasi dan monitoring oleh pemerintah daerah terhadap bantuan yang disaluran tersebut. Begitu juga dengan budaya dan karakter masyarakat yang perlu diubah,” ujar mantan Ketua DPD RI ini.

Bengitupun, kata anggota DPD RI asal Bengkulu ini, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bengkulu ini masih terhambat akibat persoalan dalam hal pemberdayaan sumberdaya alam yang belum maksimal, sehingga banyak kebutuhan masyarakat Provinsi Bengkulu ini di impor dari provinsi lainnya.

“Uangnya Provinsi Bengkulu ini terlalu banyak dibuang keluar. Karena, sebagian besar kebutuhan masyarakat Provinsi Bengkulu ini disuplier dari luar,” imbuhnya.

Padahal, phaknya telah berkomitment untuk tetap membantu pembangunan di Provinsi Bengkulu ini, agar Provinsi Bengkulu yang sangat kaya akan potensi alamnya ini, dapat lepas dari kemiskinan dan ketertinggalan.

Dirinya juga berharap, agar ada kekompakan dan kerjasama antar provinsi, kabupaten dan kota untuk menyatukan visi membangun Provisi Bengkulu ini.

Sementara itu, disisi lainnya, anggota DPR RI Dapil Provinsi Bengkulu, Elva Hartati mengkritik kurang responnya pemerintah daerah dalam meminta bantuan ke pemerintah pusat. Padahal, dirinya menegaskan, setiap proposal mengenai pembangunan di Provinsi Bengkulu yang masuk, selalu akan diperjuangkannya.

“Saya harapkan pemerintah daerah untuk jemput bola, bukan kita tidak mau memperjuangkan. Tapi tolong pemerintah daerah untuk proaktif. Semua proposal bantuan yang masuk ke kita, akan kita perjuangkan,” sebut Elva singkat. (ags)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

3 × 5 =