DPRD Mukomuko dan DPC PAN Terima Surat dari Wanita

DPRD Mukomuko dan DPC PAN Terima Surat dari Wanita

BERBAGI:

 

Isinya Diduga Masalah Perselingkuhan

RBO, MUKOMUKO – DPRD Kabupaten Mukomuko dan Dewan Pengurus Cabang Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Mukomuko menerima surat dari seorang wanita yang berinisial HW. Adapun isi dari surat tersebut yakni pengaduan HW atas dugaan perselingkuhan suami HW dengan salah seorang anggota Dewan berinisial PA.

Saat dikonfirmasi kepada Ketua DPRD Kabupaten Mukomuko, Armansyah, ST yang didampingi Waka I, Ery Zulhayat, SE. Ketua membenarkan bahwa ia menerima surat tersebut.

Dijelaskannya, surat yang diterima DPRD itu merupakan tembusan. Bukan tujuan utama dari surat tersebut.

Terkait tindakan yang akan diambil oleh pihak Dewan, pihak DPRD menunggu tindak lanjut dari partai PAN itu sendiri. Namun katanya, jika masalah ini dapat mengganggu marwah lembaga DPRD, maka akan diselesaikan di Badan Kehormatan.

“Kalau tujuan utama surat itu bukan kita, kita ini hanya tembusan, jadi tindakan kita menunggu dari internal partai yang bersangkutan. Tapi, jika nanti masalah ini dapat mengganggu marwah dan nama baik lembaga Dewan, penyelesaianya menjadi ranahnya BK DPRD Mukomuko,” terangnya yang diiyakan Waka I.

Sementara itu, Ketua DPC PAN Kabupaten Mukomuko, Gafrie Zainudin juga membenarkan jika ia menerima surat dari sumber dan materi yang sama. Ia juga sudah menelusuri kepastian sumber surat itu, dan hasil investigasinya sumber surat membenarkan ia yang mengirim surat tersebut.

Diungkapkan Gafrie, HW atau pengirim surat ini merupakan salah seorang perwira aparat kemanan di  Rejang Lebong.

“Memang benar kami, DPC PAN menerima surat itu. Isinya berkaitan dengan dugaan perselingkuhan 6 tahun lalu yang dilakukan suami HW dengan salah satu kader PAN yang sekarang duduk di Dewan. Suami HW ini juga seorang aparat keamanan. Kalau gak salah ia juga pernah menjadi ajudan salah satu aparat keamanan di Bengkulu,” terangnya saat dimintai keterangan oleh RBI.

Terkait permasalahan ini, justru Gafrie menunggu tindakan dari DPRD Kabupaten Mukomuko. Kendati demikian, pihaknya juga akan melakukan investigasi terhadap kasus ini.

“Sebagai pengurus partai kami akan melindungi kader kami. Dalam arti melindungi ini, kami akan mencari kebenaran yang pasti. Kalau yang bersangkutan benar akan kita sampaikan benar. Tapi jika salah, ada potensi pengurus mengambil tindakan pergantian antar waktu (PAW),” jelasnya.

Yang jelas, lanjutnya, kita belum bisa menyampaikan banyak hal. ‘’Kita sedang melakukan investigasi. Kader kita yang bersangkutan sudah kita panggil. Ada beberapa pengakuan yang ia sampaikan, namun belum bisa disampaikan ke publik,” demikan Gafrie. (sam)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

four × one =