Kasus Pungli Lapak Pagar Dewa Berlanjut

Kasus Pungli Lapak Pagar Dewa Berlanjut

BERBAGI
BERBAGI:

 

RBO, BENGKULU –Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu tidak berhenti menggali dan membidik kebenaran terkait adanya dugaan kasus Pungutan Liar (Pungli) lapak di Pasar Pagar Dewa Kota Bengkulu tahun 2016 lalu sebesar Rp 5 juta hingga Rp 20 Juta itu. Selasa kemarin, (6/6) penyidik jadwalkan pemeriksaan Wakil Wali (wawali) Kota Bengkulu Ir. Patriana Sosialinda terkait dengan pengalihan pengelolaan pasar Pagar Dewa itu. Namun Wawali Kota Benglu belum sempat hadir.

Kajari Bengkulu I Made Sudarmawan SH, MH melalui Kasi Pidsus Irvon Despi Putra SH, MH menjelaskan, memang minggu ini pihaknya sudah menjadwalkan dan melayangkan surat panggilan kepada Wawali Kota Bengkulu untuk mengklarifikasi terkait dengan pengalihan pengelolaan Pasar Pagar Dewa tersebut. Sebelumnya Pasar Pagar Dewa itu dikelola oleh Koperasi Pokal Bangun Jaya (Koperasi Swasta) kemudian awal tahun 2016 lalu dilakukan pengalihan pengelolaan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu ke Dinas Koperasi pengelolaan kemudian ditujukan kepada UPTD Pasar Pagar Dewa di bawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dispoerindang) terkait dengan penggalihan pengelolaan itulah yang ingin digali oleh Penyidk.

“Ya memang jadwal kita hari ini memanggil satu orang sebagai saksi yaitu Wakil Wali Kota Bengkulu Patriana Sosialinda, pemanggilan itu terkait dengan pengalihan pengelolaan pasar itu dari Koperasi ke Disperindag,” beber Irvon Selasa Kemarin.

“Sebelumnya kita akan meminta klarifikasi dengan yang bersangkutan terlebih dahulu, kita belum menduga apa-apa,” pungkas Irvon.

Ketidakhadiran Wawali hari ini kata Irvon pihaknya akan melayangkan surat keduakalinya dalam waktu dekat ini.

“Hari ini yang bersangkutan belum datang, dalam waktu dekat kita kembali panggil yang keduanya,” ucap Irvon.(ide)