Sidak Ke RSUD, Sekda Temukan Genangan Air Berulat

Sidak Ke RSUD, Sekda Temukan Genangan Air Berulat

BERBAGI:

RBO, SELUMA – Secara mengejutkan, Sekda Seluma Irihadi S. Sos. M.SI, Rabu (7/6) melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Tais. Al hasil, dari sejumlah tempat yang di pantau, sekda banyak menemukan fasilitas rumah sakit yang tidak layak.

Mulai dari ruang pasien yang pengap tanpa pendingin udara atau kipas angin, parkiran kendaraan bermotor yang semraut, bagian dapur yang berantakan, jendela kaca abstrak tanpa di tutup hordeng, hingga ditemukan genangan air berulat di bak saluran air bagian dapur  yang mampet.

“Rumah sakit menyangkut kebutuhan orang banyak. Kedatangan saya ke RSUD untuk melihat dan memantau kesiapan fasilitas dan pelayanan. Bukan untuk memojokkan tapi untuk kebaikan. Saya menemukan masih ada ruangan pasien yang tidak ada kipas angin, dinding kaca abstrak tanpa ditutupi hordeng, dan kekurangan-kekurangan lainnya,” kata Sekda Irihadi S.Sos. M.SI saat melaksanakan pemantauan di RSUD Tais, Rabu (7/6).

Sekda mengingatkan agar manajemen RSUD segera menindaklanjuti persoalan tersebut secepatnya dengan pemeliharaan sarana dan prasarana yang ada, serta pengadaan barang jasa. “Semua kekurangan harus dibenahi, seperti ruangan tidak layak lagi supaya dirombak. Saya akan bantu perjuangkan hal ini. Dan kalau ada persoalan jangan dipendam. Kalau ada hambatan temui saya, tapi bukan untuk persoalan pribadi,” sampai Sekda.

Untuk melihat keseriusan manajemen RSUD menanggapi temuan sekda tersebut, Sekda Seluma juga berjanji dalam kurun waktu seminggu kedepan akan kembali turun ke lokasi melakukan pengecekkan.

Sementara itu, Plt Direktur RSUD Tais, Dr Wiwit Wulandari Plt mengaku, sejauh ini pihaknya telah berupaya melakukan peningkatan sarana dan prasarana serta fasilitas RSUD. “Beberapa kebutuhan dan perlengkapan yang ada masih dipesan. Mudah-mudahan dalam waktu singkat sudah sampai,” ujar Dr Wiwit.

Persoalan lain yakni masih adanya keterbatasan anggaran, serta belum cairnya anggaran yang disampaikan ke BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah). (One)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

six + 14 =