Reskan Membantah Berikan Rp 200 Juta

Reskan Membantah Berikan Rp 200 Juta

BERBAGI
BERBAGI:

RBO, BENGKULU – Persidangan pemufakatan kejahatan narkoba, di ruangan Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmmud, kembali bergulir. Kali ini, persidangan dengan agenda pemeriksaan terhadap 3 rekanan. Yakni Sarkawi anggota BNNP Bengkulu, Darmawansyah staf BNNP Bengkulu, dan Ahmad Murat Wartawan dan LSM di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Khairul. Dalam persidangan, mantan orang nomor satu di Bengkulu Selatan Reskan membantah jika dirinya ingin menjanjikan uang Rp 200 juta. Juga membantah menjanjikan proyek besar terhadap tiga saksi itu. Selain itu dirinya pun baru mengenal mantan Kabid Berantas BNNP Bengkulu AKBP Herly, ketika diperkenalkan oleh Ahmad Murat melalui Darmawansyah.

“Saya baru kenal dengan Pak Herly, dikenalkan oleh Murat. Soal uang pun saya tak pernah janjikan itu. Soal uang Rp 10 juta, karena mereka meminta tolong. Sebagai mantan Bupati, ya saya berikan,” tegas Reskan.

Dalam persidangan dirinya pun membantah bertemu selama 3 kali. Dimana ketika itu, Sarkawi dan Darmawan membawa sabu. Saat itu, Reskan menerima sabu itu dan disimpan di kediamannya di Kelurahan Lingkar Barat Kota Bengkulu.

“Itu tidak benar, walaupun mereka kompak. Namun saya membantah karena tidak mungkin saya membawa narkoba itu ke rumah saya. Malahan saat dalam penyelidikan di BNN, ” tutupnya saat diwawancarai usai Persidangan kemarin Rabu (21/06) di PN Bengkulu. (**)