Wawali: Pengrajin Lokal Harus Dilibatkan

Wawali: Pengrajin Lokal Harus Dilibatkan

BERBAGI

Koperasi dan UMKM Tiang  Penyangga Perekonomian Nasional

RBO,BENGKULU – Ir Patriana Sosialinda sangat sepakat jika saat ini semua propinsi harus mulai fokus lagi meningkatkan Koperasi dan UMKM. Sebab sebagai salah satu soko guru atau  tiang penyangga perekonomian nasional. Saat ini koperasi masih tertinggal dibandingkan soko guru lainnya seperti Swasta dan BUMN.

“Padahal jika dibandingkan dengan soko guru lainnya tersebut koperasi memiliki peran dan potensi ekonomi yang cukup besar. Demikian halnya dengan sektor Usaha Kecil Menengah UKM, sebagai unit usaha yang jumlahnya paling besar, dan perannya sering dikaitkan dengan upaya pemerintah untuk mengurangi pengangguran, memerangi kemiskinan, dan pemerataan pendapatan,” sampai Linda sapaan akrabnya.

Berkaitan dengan hal itu, pada peringatan Hari Koperasi Nasional (HARKOPNAS) ke 70 Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) dengan didukung berbagai Kementerian, berbagai instansi dan asosiasi terkait lainnya akan menyelenggarakan kegiatan Harkopnas EXPO 2017 & puncak peringatannya13 Juli 2017 di Makassar, Sulawesi Selatan lalu. Menurut Linda kegiatan itu sangatlah positif, namun Dia menilai sangat disayangkan karena pada kegiatan itu belum begitu maksimal melibatkan pengrajin lokal dan pengusaha UMKM.

“Produk UMKM binaan dinas koperasi Kota dan Perindag Kota diacara itu juga dipromosikan. Namun sayangnya kegiatan itu tidak melibatkan secara langsung pengrajinnya. Yang datang hanya pihak dinas saja, menurut saya pribadi alangkah baiknya jika pada kegiatan kegiatan itu juga melibatkan pengrajinnya, sehingga bisa menjadi pembelajaran dan mereka bisa bertukar pikiran dengan pengrajin tingkat nasional,” sampai Wakil Walikota Bengkulu ini.

Dia sangat berharap Koperasi dan UMKM di Kota Bengkulu terus berkembang dan bisa memenuhi harapan yang diinginkan untuk menjadi salah satu sektor penting dalam penciptaan pasar baru bagi produk-produk unggulan Indonesia, baik dalam maupun luar negeri. Dia sepakat perlu dilakukan berbagai upaya untuk mengembangkan sektor koperasi dan UKM di tanah air.

“Caranya ya dilakukan pemberdayaan potensi dan peluang bisnis sekaligus mencari solusi atas permasalahan dan tantangan yang dihadapi, seperti permodalan, sumber daya manusia, teknologi, pemasaran dan lain sebagainya. Pemerintah harus campur tangan, sentuh langsung ke pengrajin lokal yang ada. Itu harapan saya,” tegas Dia. (lay)