Menpora Pastikan GPN Lancar dan Ajak Bengkulu Ikut Menyukseskan

Menpora Pastikan GPN Lancar dan Ajak Bengkulu Ikut Menyukseskan

BERBAGI
Dedi/RBO: Menpora Imam Nahrawi saat menerima tanah dan air Bengkulu dari Wakil Wali Kota Bengkulu kemarin.

Wawali: Tanah & Air Bengkulu Siap Bersatu

RBO, BENGKULU – Menteri Pemuda dan Olahraga (Mempora) RI Imam Nahrawi didampingi Wakil Wali Kota Bengkulu, Ir. Patriana Sosialinda,  Sekda Kota Bengkulu, Marjon, M.Pd, Plt. Sekda Provinsi Bengkulu, Gotri Suyanto, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Bengkulu, Meri Sasdi Jantan, dan seluruh kepala OPD lingkup Pemerintah Kota Bengkulu juga ikut mendampingi Menpora dalam pelepasan para Gowes Pesona Nusantara (GPN) di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu Minggu pagi kemarin, (16/7). Sebelum pelepasan para GPN itu juga ada penyerahan tanah dan air Bengkulu untuk dibawa ke Magelang dan dijadikan sebuah tugu atau monomen sebagai tanda kesatuan masyarakat Indonesia.

Menpora RI Imam Nahrawi, dalam sambutannya mengatakan, pertamakalinya ia ucapan terimkasih kepada Wakil Walikota Bengkulu jajarannya beserta seluruh masyarakat Bengkulu yang telah ikut menyukseskan kelancaran GPN ini dengan baik dan lancar. GPN yang sudah menjelajah Nusantara dengan jarak tempuh ribuan kilo meter mulai pada 31 Mei 2017 lalu dan akan berakhir pada 9 September 2017 di Magelang Mendatang.

“Untuk memastikan kegiatan GPN itu berjalan dengan lancar dan sukses, saya harus memastikan kalau kegiatan itu memang betul-betul lancar, sehingga saya harus mengikuti acara ini secara langsung. Alhamdulillan sesuai dengan keinginan Wakil Walikota Bengkulu Patriana Sosialinda dan masyarakat Bengkulu menginginkan acara ini dilaksanakan setiap tahunnya, mari kita laksanakan dan ikut menyukseskannya bersama-sama,” sampai dia.

Acara GPN ini bukan hanya untuk mengukur jarak tempuh ribuan kilometer dari Sabang kemudian menuju Kota Magelang saja, namun disamping itu acara ini juga memastikan masyarakat di Indonesia ini betul-betul guyub rukun, tentram, damai. Dari situ dapat dilihat dan mengapresiasi Indonesia mempunyai keagungan alam. Dari sabang dimulai titik nol dan sampailah di Kota Bengkulu dan dapat menyaksikan Pantai Pajang yang luarbiasa indah dan mempesona. Selama perjalanan mereka juga menyampaikan misi ayo olah raga! Selain dari itu juga mengambil Air dan tanah wilayah yang pernah mereka lewati.

“Etape pertama tim Gowes Toring Pesona Nusantara sudah menempuh 1100 kilo meter dari Sabang sampai ke Baligie TOBAS. Etape kedua melanjutkan perjalanan dari Baligie menuju Kota Padang dengan jarak tempuh 727 kilo meter. Sekarang sudah memasuki Etape ketiga yang dimulai dari Padang sampai ke Kota Bengkulu sepanjang 632 Kilo meter. Jika kita totalkan jarak yang sudah ditempuh oleh Gowes Turing Pesona Nusantara (GTPN) untuk sampai ke Bengkulu ini yaitu dengan jarak tempuh 2.504 kilo meter. Dalam toring itu para GPN juga menggambil air dan tanah Nusantara dari wilayah yang pernah dilewatinya akan dibawa ke Magelang dan dikumpulkan dan dijadikan suatu bentuk tugu atau monomen di gunung Pidar pada akhir dari turing itu nanti pada 9 September 2017,” tambah dia.

Sementara itu Wakil Walikota Bengkulu, Patriana Sosialinda dalam sambutannya mengatakan, acara nasional yang dipercayakan kepada Kota Bengkulu ini, dirinya berharap kegiatan ini di tahun depan lebih lancar dan mneriah lagi dan terus dilaksanakan. Dirinya juga menitipkan tanah dan air tempat masyarakat Bengkulu ini berpijak kepada Menpora untuk mempersatukan bangsa ini.

“Tanah dan air yang kita titipkan dengan pak Menpora itu adalah sebuah tanda kita dari Bengkulu siap untuk bersatu. Yang mana nantinya tanah dan air Bengkulu itu juga akan bersatu dengan tanah di daerah lain, dan dijadikan suatu bentuk tugu atau monument, sebagai tanda masyarakat Indonesia bersatu,” sampai dia.

Disela-sela sambutannya dia juga mengatakan Kota Bengkulu ini bukanlah kota yang kaya. Namun Kota Bengkulu kaya akan alamnya. Kota Bengkulu tidak hanya memiliki potensi Pariwisata Pantai Pnjang saja, Bengkulu juga memiliki sebuah bukti bahwasnya ibu Negara Indonesia ini pernah singgah di Kota Bengkulu, dan banyak yang lainnya yang harus dibanggakan oleh masyarakat Bengkulu.

“Salah satu cara untuk menunjukkan suatu daerah yaitu, bersumber dengan pariwisata yang dimilikinya. Bengkulu memiliki wisata Benteng. Tidak semua daerah memiliki wisata benteng. Demikian juga dengan bunga yang terkenal di manca negara, yaitu Bunga Rafflesia yang tidak pernah dimiliki oleh Daerah lain, yang terus manjadi kebanggaan masyarakat Bengkulu,” kata dia. (ide)

Nama-nama Riders atau pejuang dan duta Olahraga dalam Gowes Pesona Nusantara:
1. Fenny Gunawan sebagai Atlit Coach dari Semarang
2. Marta Mufreni, sebagai Road Captain (RC) dari Tanggerang
3. Kamaruzaman dari Pontianak (Kalbar)
4. Mitya Fitrina, dari Bandung (Jabar)
5. Kurnia Dian Anggraeni, dari Pasuruan (Jatim)
6. Anisa Rizki Amalia dari Jakarta
7. Nina Puspa Wardani, daro Solo (Jateng)
8. Yuni Indah Lestari, TNI AD, dari Cimahi
9. Gita Widya Yunika, dari Sidoardjo (Jatim)
10. Siti Mahmudah, dari Kediri (Jatim)
11. Agus Widodo, dari Kediri (Jatim)
12. Dede Supriatna, dari Bandung (jabar)
13. Agus Gus Arianto TNI AD dari Aceh
14. Fito Bakdo Prilanji, dari Pontianak (Kalbar)
15. Rudi Klowor Ristanto, dari Bekasi.

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

16 − five =