Program PPK Kemendikbud Didukung Ketua MPR RI

Program PPK Kemendikbud Didukung Ketua MPR RI

BERBAGI
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan

Juga Dukung Sistem PPDB Zonasi

RBO, BENGKULU – Program Pendidikan Penguatan Karakter (PPK) yang digagas oleh pihak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Prof.Muhadjir Effendi didukung oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Dr. (HC).Zulkifli Hasan,SE,MM.

Tak hanya itu, kakak Walikota Bengkulu H.Helmi Hasan ini juga mengatakan, mendukung penuh kebijakan sistem PPDB Zonasi yang digagas oleh pihak Mendikbud RI yang sempat menuai pro dan kontra.

Hal ini disampaikannya saat acara sosialisasi Empat Pilar MPR di Penganugerahan Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Berprestasi dan Berdedikasi di Bengkulu, JumatĀ  Jumat kemarin (14/7) disalah satu hotel di Kota Bengkulu.

Dijelaskannya, alasannya mendukung kedua program tersebut dikarenakan ia memandang bahwa kebijakan itu penting demi mendorong kemajuan bangsa Indonesia.

Namun, ia mengakui bahwa kebijakan tersebut memang ditanggapi pro kontra, khususnya mengenai sekolah lima hari dalam seminggu. Namun, hal tersebut tidak berarti kebijakan itu buruk. Pro kontra itu lebih karena banyak masyarakat yang belum mengetahui isi program itu.

“Jika program ini sudah tersosialisasikan dengan baik, saya yakin publik akan mendukung. Contohnya seperti kebijakan 20 persen dana pendidikan dari APBN yang digagas mantan Ketua MPR Pak Amien Rais. Waktu pertama muncul, banyak protes di mana-mana.
Namun, sekarang semua orang mendukung penuh kebijakan itu. Saya rasa untuk program ini juga sama,” tegasnya.

Dijelaskan dia, pendidikan adalah kunci kemajuan suatu bangsa. Pasalnya, tanpa penguasaan ilmu pengetahuan, tak mungkin sebuah bangsa berjaya. Namun, ilmu pengetahuan bukan segala-galanya. Ilmu pengetahuan harus dilengkapi dengan nilai agama dan nilai luhur bangsa dalam bentuk karakter.

“Tanpa pendidikan karakter, akan lahir orang pintar tapi rakus dan tamak. Kalau cuma pintar, yang datang bukan kemajuan dan kemakmuran, melainkan kemunduran. Bahkan, bisa lebih jauh dari itu, akan mendatangkan kerusakan,” pungkasnya. (ags)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

1 × five =