Sistem Zonasi Mulai Berdampak, Guru Sertifikasi Mulai Minta Pindah

Sistem Zonasi Mulai Berdampak, Guru Sertifikasi Mulai Minta Pindah

45
BERBAGI
IST/Guru Sertifikasi Mulai kekurangan Jam Mengajar minta pindah

RBO, MUKOMUKO – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mukomuko, Suranto, S.Pd.SD mengungkapkan belakangan ini banyak guru yang mengadu kepadanya dan minta pindah tugas ke sekolah lain.
Ia menjelaskan, fenomena guru mintah pindah ini, diduga kuat imbas dari penerapan sistem zonasi.
“Guru yang banyak mengadu ini adalah guru sertifikasi. Jadi dengan diterapkannya sistem zonasi ini, ada beberapa sekolah yang mengalami penurunan jumlah murid. Jadi, dengan sendirinya ada guru yang tidak kebagian kelas untuk mengajar,” ujarnya.
Suranto menjelaskan, dengan tidak atau berkurangnya jadwal mengajar bagi guru bersertifikasi ini, mereka tidak dapat menerima tunjangan sertifikasi guru.
“Makanya mereka memilih untuk mencari tempat mengajar lain, yang jam mengajarnya lebih banyak,” katanya.
Ia mengatakan, dari apa yang terjadi itu, ada baiknya. Yang mana, pihak Disdikbud dapat melakukan pemerataan guru tanpa harus ada kesan memaksa.
“Jadi, kepindahan guru ini atas kemauannya sendiri. Paling nanti kita berikan rekomendasi sekolah yang masih kekurangan guru. Kemudian mereka bisa memilih sendiri,” terangnya.
Sementara, terkait masih ada sekolah SD dan SMP di Kabupaten Mukomuko yang masih kekurangan guru berstatus PNS, Suranto mengatakan, akan terjadi banyak kendala di sekolah tersebut, khususnya proses KBM nya akan terjadi kendala.
Namun katanya, untuk menugaskan pegawai di beberapa sekolah yang minim PNS ini masih ada beberapa pertimbangan. Diantaranya mengenai jarak tempuh kerja.
“Kita juga harus manusiawi. Nggak mungkin kita menugaskan seorang PNS yang jarak rumah dengan tempat tugasnya jauh. Tapi nanti akan kita evaluasi dan akan mencari solusi terbaik,” pungkas Suranto. (sam)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

3 × 5 =