Permintaan Pertalite di Bengkulu Meningkat Tajam

Permintaan Pertalite di Bengkulu Meningkat Tajam

BERBAGI:

RBO, BENGKULU – Permintaan masyarakat akan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Bengkulu saat ini sangat tinggi. Saking banyaknya permintaan, tak jarang SPBU  harus meminta tambahan pasokan dari Pertamina. “Yang jelas di SPBU kami BBM jenis Pertalite paling diminati,” kata Erwan Petugas Rekap di  SPBU 24.38.204, Jalan Adam Malik, Kelurahan Jalan Gedang Kota Bengkulu.

Erwan menambahkan, di SPBU tempat dia bekerja, memang terjadi peningkatan secara signifikan kebutuhan Pertalite. Hal ini, bisa dilihat dari panjangnya antrean kendaraan bermotor untuk BBM dengan RON 90 ini.  “Saat ini kami dikirimi pasokan dari pertamina sebanyak 24 ton per hari, jauh ada peningkatan dari bulan-bulan lalu yang hanya 16 ton,” kata Erwan di sela-sela bertugas, kemarin.

Rio, Pengawas salah satu SPBU di Kota Bengkulu, juga mengakui bahwa terdapat peningkatan permintaan Pertalite yang sangat signifikan. Menurutnya, peningkatan itu terjadi, karena banyaknya pengguna Premium yang beralih ke Pertalite. “Lihat saja panjangnya antrean kendaraan yang ingin mengisi BBM jenis pertalite, dan sepinya pengantre di BBM jenis Premium,” sampai dia.

Bahkan, lanjut dia, yang mengantre di jalur BBM jenis Premium pun kebanyakan kendaraan angkutan kota (angkot) dan kendaraan yang sudah tua. “Kalau kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi lainnya (roda empat), lebih banyak menggunakan BBM jenis Pertalite,” ujar dia.

Masyarakat mulai menjatuhkan pilihanya terhadap Pertalite, menurut Jamaluddin Ashar, warga Kelurahan Rawa Makmur Permai, Kecamatan Muara Bangka Hulu, Kota Bengkulu. Menurutnya, Pertalite adalah pilihan yang tidak memberatkan masyarakat dalam mendapatkan BBM berkualitas baik. Dengan harga terjangkau masyarakat bisa memperoleh manfaat besar dengan mempergunakan Pertalite.

Jamaluddin merasakan sendiri, bahwa dengan memakai Pertalite yang notabene jauh lebih berkualitas dibandingkan Premium, tarikan mesin Honda Beat-nya menjadi enteng dan bertenaga. Menurut mekanik, lanjut dia, hal itu karena pembakaran Pertalite memang lebih sempurna dibandingkan Premium yang hanya memiliki RON 88. Dengan pembakaran yang lebih baik, maka kendaraan yang mempergunakan Pertalite juga memiliki akselerasi yang jauh lebih baik dibandingkan Premium. “Saya sendiri sudah membandingkan antara Premium dan Pertalite. Jadi saya bisa menilai,” kata dia.

Tidak hanya warga Kota Bengkulu. Ridwan Saputra, warga Air Rambai Kecamatan Curup Kabupaten Rejang Lebong, juga senang menggunakan Pertalite. Menurut Ridwan, di antara keunggulan Pertalite, karena lebih ekonomis dan berdampak baik pada performa kendaraan. Memang, lanjutnya, dilihat dari harga per liter, Pertalite lebih tinggi dibandingkan Premium. Namun dilihat dari sisi rasio penggunaan BBM, ternyata Pertalite memang lebih irit.

“Karena selisih harga yang tidak terlalu besar jauh dengan Premium, maka Pertalite sebenarnya lebih irit. Berdasarkan pengalaman pakai, misalnya ketika masih pakai Premium, saya membeli BBM tiga hari sekali. Sekarang, bisa empat atau lima hari baru habis,” kata dia. (prw/***)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

five × 5 =