Malu-Malu, Pasang Bendera Pakai Pohon Tebu

Malu-Malu, Pasang Bendera Pakai Pohon Tebu

YAR/RBO: Tiang bendera dari batang tebu di Jalan Aren, Kelurahan Cempaka Permai, Kecamatan Gading Cempaka
BERBAGI:

Pernik-Pernik Menarik Peringatan HUT RI ke 72 di Kota Bengkulu

TANGGAL 17 Agustus adalah tanggal keramat bagi Bangsa Indonesia. Karena pada tanggal itu lah bangsa Indonesia lepas bebas dari cengkraman penjajah. Sehingga setiap tanggal tersebut rakyat Indonesia memperingati hari bersejarah itu di tanah air dengan gembira. Bagaimana suasana peringatan HUT RI ke 72, 17 Agustus 2017 di Kota Bengkulu? Berikut liputannya.

AZMALIAR ZAROS – KOTA BENGKULU

KEMERDEKAAN  Republik Indonesia (RI) di Kota Bengkulu tetap diperingati dan disambut hangat warga Kota Bengkulu. Mereka menyambutnya dengan berbagai kegiatan di tempat tinggalnya. Seperti mengadakan lomba dan juga memasang bendera merah putih.
Khusus untuk pemasangan bendera, nampaknya mereka semangat sekali. Bahkan, ada warga yang sudah mulai menaikan bendera merah putih di depan rumahnya sejak awal bulan Agustus dan sampai kemarin bendera itu masih berkibar di depan rumah.
Untuk pemasangan bendera, nampaknya biasa-biasa saja. Karena bendera tetap berkibar di depan rumahnya, dan kantor-kantor pemerintah dan pihak swasta.
Kalau kita lihat lebih dekat, ada yang unik dan menarik. Karena, pemasangan  dan pengibaran bendera merah putih di depan rumahnya masing-masing ada yang sepertinya main-main atau kurang serius.
Ada yang menarik dari pemasangan bendera itu di rumah warga. Kenapa? Karena, ada yang memasang bendera itu seperti malu-malu. Mereka memasang bendera merah putih di depan rumahnya dengan tiang yang pendek, tak sampai 1 meter tiangnya. Sehingga benderanya itu di pasang di tiang rumah dan berada di bawah atap rumahnya.  Seolah-olah benderanya takut kena hujan dan kena panas matahari. Pemandangan ini bisa disaksikan di rumah warga di Jalan Muhajirin, tak jauh dari lokasi  SMPN 6 Dusun Besar Kota Bengkulu.
Ada juga warga yang memasang bendera dengan bambu yang kecil sekali karena ketiadaan bambu yang panjang dan besar. Pemadangan ini bisa disaksikan di Jalan Adam Malik Pagar Dewa dan berbagai daerah lainnya di Kota Bengkulu.
Di samping itu, ada juga warga yang saking semangatnya ada memasang bendera merah putih menempel di tiang trafich ligh atau lampu jalan. Pemandangan ini bisa disaksikan di Jalan Salak, dekat lampu merah di Simpang SLB Lingkar Timur.
Yang tak kalah memariknya lagi, ada warga yang memasang bendera dari batang tebu yang ada di depan rumahnya. Pemandangan ini dapat dilihat di jalan Aren, Kelurahan Cempaka Permai, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Ini mereka lakukan mungkin karena ketiadaan bambu, kayu untuk memasang bendera ini. Daripada malu tidak ikut memeriahkan HUT RI ini, tak apalah dipakai batang tebu, sementara demi untuk berpartisipasi memeriahkan HUT RI yang hanya  sekali setahun diperingati bangsa Inonesia itu.
Selain memasang bendera, warga juga mengadakan berbagai macam perlombaan di RT-RT, RW-RW, kelurahan, kecamatan, dan juga di dinas intansi pemerintah dan swasta. Seperti panjat batang pinang 72 batang yang diadakan Pemda Provinsi, bawa kelereng dalam sendok, lomba makan kerupuk, gaple, lomba song, balap karung yang diadakan di pemukiman warga. Sehingga, dihari baik bulan baik itu, suasana peringatan HUT RI betul-betul meriah dan penuh dengan s uasana kebersamaan dan kedamaian. (***)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

17 + 1 =