Gelar PBAK, IAIN Bangun Karakter Mahasiswa Berintegritas

Gelar PBAK, IAIN Bangun Karakter Mahasiswa Berintegritas

BERBAGI
Ronal/RBO: Wadir Narkoba Polda Bengkulu AKBP Supriyadi Memberikan Penyuluhan Bahaya Narkoba

RBO, BENGKULU – Sebanyak 1.319 mahasiswa baru Institut Agama Islam Negeri terdiri dari beberapa fakultas. Seperti dari   Tarbiyah, Syariah, Ushuluddin, Dakwah dan Adab dan mengikuti PBAK (Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan) kemarin, Senin (28/08) di lapangan IAIN Bengkulu. “Iya, ada sebanyak ribuan mahasiswa baru ini mengikuti PBAK. Kita mengenalkan civitas tentang lingkungan kampus kita. Seperti sistem KKN, pembayaran hingga pengenalan ruangan,” terang Presiden Mahasiswa Tahun 2017 A. Khanifullah Nurman.
Dalam kegiatan ini pun, lanjutnya, tidak menitik beratkan terhadap mahasiswa baru. Seperti membawa atribut yang dinilai tidak berguna bagi mahasiswa. “Untuk membawa atribut tambahan, kita tidak menerapkan hal itu. Namun kita memberatkan kepada mahasiswa baru ini, sarapan. Itu untuk mereka sendiri yang makan. Seperti sayuran dan buah buahan,” tambahnya.
Untuk kegiatannya, mahasiswa baru akan diberikan beberapa materi intern actvitas kampus serta pengenalan dasar kegiatan luar kampus. Diantaranya kegiatan penyuluhan bahaya terhadap narkoba oleh Direktorat Narkoba Polda Bengkulu.
Tak hanya itu, nantinya juga akan mendapatkan materi tentang  Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Danrem 041 Gamas. Sementara itu Direktur Narkoba Polda Bengkulu Kombes Pol Imam Sachroni melalui Wakil Direktur Narkoba Polda Bengkulu AKBP Supriyadi pada kesempatan itu memberikan beberapa penyuluhan tentang bahaya narkoba, khususnya dikalangan mahasiswa.
Ada beberapa materi, seperti pengenalan narkoba hingga efek samping terhadap narkoba itu sendiri.     “Antusias mahasiswanya tadi sangat baik. Mereka dengan terang pun ikut memberantas narkoba. Tadi penjelasan tentang dasar narkoba, macam narkoba ganja, ekstasi, shabu hingga efek sampingnya. Hal ini perlu disampaikan oleh kalangan muda, karena mereka penerus bangsa kita,” tutup Supriyadi saat diwawancarai. (run)