Fakta Integritas Jadi Rujukan Pemberian Sanksi Bagi ASN

Fakta Integritas Jadi Rujukan Pemberian Sanksi Bagi ASN

BERBAGI
Iwan/RBO: Kepala Dinas Kesehatan Provinsi H. Herwan Anthony saat diwawancarai Jumat (8/9).

Herwan: 4 ASN Provinsi Positif Konsumsi Narkotika

RBO, BENGKULU – Berdasarkan hasil tes urine terhadap 7.431 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Bengkulu, ternyata 4 ASN diantaranya dinyatakan positif mengkonsumsi narkotika. Menariknya, fakta integritas merupakan salah satu dasar sebagai rujukan bagi Pemprov untuk memberikan sanksi terhadap 4 ASN tersebut.
Kadinkes Provinsi Bengkulu, H. Herwan Antoni mengatakan, tes urine yang dilakukan terhadap 7.431 ASN di lingkungan Pemprov, awalnya terdapat 41 ASN diduga positif mengkonsumsi zat yang mengandung narkotika. “Tapi setelah assesment  dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), 4 ASN dinyatakan benar-benar positif mengkonsumsi narkotika,” ungkap Herwan.
Sedangkan, lanjut Herwan, 37 ASN lain diketahui mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung Amfetamin. Pemakaian obat-obatan yang dimaksud, lantaran 37 ASN itu sakit. “Jadi mereka bukannya mengkonsumsi narkotika. Mereka hanya mengkonsumsi obat-obatan, itupun sesuai dengan resep yang diberikan dokter,” ujar Herwan, Jumat (8/9).
Menurutnya, untuk 4 ASN yang diduga positif mengkonsumsi narkotika, 2 diantaranya mengkonsumsi jenis ganja dan sisanya jenis sabu. “Berdasarkan hasil assesment tersebut, kita dalam waktu dekat ini segera menggelar rapat akhir. Sehingga nantinya diperoleh kesimpulan yang nantinya disampaikan kepada pimpinan, dalam hal ini Plt Gubernur Bengkulu,” kata Herwan.
Lebih jauh dikatakannya, setelah itu keempat ASN tersebut kemungkinan dipanggil secara khusus. Apakah nantinya diberikan pembinaan ataupun sanksi lainnya. “Tapi yang jelas terkait masalah ini, fakta integritas yang telah ditandatangani masing-masing ASN tetap menjadi rujukan untuk sanksi apa yang diberikan nantinya,” tutupnya. (idn)