Ingin Jadi Ketua Golkar, Mundur dari Parpol Lain

Ingin Jadi Ketua Golkar, Mundur dari Parpol Lain

11
BERBAGI
IWAN/RBO: Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu Dr Ir H. M Imron Rosyadi M.Si, Senin (18/9).

Imron Rosyadi: Alhamdulillah Kalau Plt Gubernur Mau

RBO, BENGKULU – Terkait kencangnya isu yang mengatakan Plt Gubernur Bengkulu Dr drh H. Rohidin Mersyah MMA akan menjadi Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu menggantikan Ridwan Mukti, menurut Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu Dr Ir H. M Imron Rosyadi M.Si, tidak apa demikian.

“Tidak apa kalau memang benar demikian, dan terkait kedatangan Plt Gubernur saat Bimtek Fraksi Golkar beberapa waktu lalu. Perlu saya jelaskan, Kepala Daerah itu, baik Bupati, Walikota dan Gubernur dia itu adalah pembina seluruh organisasi Parpol yang ada didaerahnya. Itu sebabnya tidak hanya di Golkar, di partai lain pun biasa saja kalau seorang Gubernur memberikan sambutan dalam kegiatan partai,” ungkap Imron Rosyadi saat ditanyai sedang santai di sekretariat DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, Senin (18/9).

Dan jika memang Plt Gubernur nantinya akan masuk dalam arena Musda menjadi Calon Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, maka sebelum itu, jika dia tercatat sebagai anggota partai lain, maka dia harus mundur terlebih dahulu. “Tentu jika tercatat sebagai MPW PAN, beliau harus mundur dulu dari PAN, dan itu harus secara tertulis. Dan saya rasa bukan hanya Golkar, mekanisme jika ingin masuk partai lainnya juga sama demikian,” ujar Imron.

Secara aturan, mekanisme untuk menjadi calon Ketua DPD Partai Golkar, baik tingkat I maupun tingkat II, mantan Bupati Bengkulu Utara dua periode itu menegaskan, pertama, dia itu adalah kader, anggota atau pengurus Partai Golkar. Kemudian jika dia bukan kader, maka calon tersebut harus mendapatkan restu atau rekomendasi dari DPP.

“Calon Ketua DPD itu dia minimal sarjana (S1). Dan kalau sudah dua kali atau dua periode menjadi Ketua DPD, kemudian calon itu bukan kader Golkar, maka harus ada rekomendasi dari DPP. Dan kalau menurut saya, jika memang Plt Gubernur mau menjadi Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, ya alhamdulillah. Dan saya sendiri, seperti saya tegaskan sebelumnya, saya tidak akan kemana-mana, saya tetap di Golkar. Dan siapapun itu, jika memang lebih baik tentu saya mendukung untuk menjadi Ketua Partai Golkar,” pungkasnya. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

13 − seven =